Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Target Popda Bangka Belitung 2020, Pencak Silat dan Bulutangkis Jadi Tumpuan Medali Emas

Status juara bertahan harus dipertahankan para atlet Kota Pangkalpinang saat berlaga di Popda 2020 Tingkat Provinsi di Toboali.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil melepas 71 atlet dihalaman kantor Walikota Pangkalpinang untuk menuju Popda 2020 tingkat Provinsi, Senin (2/11/2020). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang, Erwandi mengungkapkan status juara bertahan harus dipertahankan para atlet Kota Pangkalpinang saat berlaga di Popda 2020 Tingkat Provinsi di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (2/11/2020).

Sebelumnya Kota Pangkalpinang, pada Popda 2018 Tingkat Provinsi yang digelar di Belitung Timur merupakan juara umum pada gelaran kompetisi olahraga bagi para pelajar tersebut.

Menanggapi status juara bertahan, Erwandi menyebut cabang olahraga (cabor) yang akan menjadi tumpuan Kota Pangkalpinang dalam mendulang medali emas dalam ajang yang digelar sejak 2 hingga 8 November 2020.

"Pencak silat, bulutangkis dan basket menjadi harapan kita, karena ada beberapa yang masuk kualifikasi. Kita harapkan disini, karena mereka juga didik dari berbagai klub-klub jadi seharusnya bisa lebih mendominasi," ungkap Erwandi.

Terlepas dari tiga dari delapan cabor yang menjadi andalan, cabor-cabor lain khususnya sepak bola juga diharapkan dapat meraih medali emas guna menegaskan status juara umum.

"Kalau sepakbola masih 50:50 karena Kabupaten Bangka Selatan dari Februari sudah TC (Training Center), kalau kita kan baru-baru ini. Dari sisi lain memang sepakbola karena banyak penggemarnya kemenangan itu serasa juara umum, walaupun juara umum itu kumpulan dari beberapa medali," ucapnya.

Namun Erwandi juga mengakui, akibat pandemi Covid-19 saat ini juga berdampak, kepada bonus yang seharusnya didapatkan para atlet di Popda tingkat Provinsi.

"Anggaran Popda ini terbatas, sehingga kita tidak bisa lagi menyediakan anggaran untuk bonus karena kondisi Covid-19 kita. Tapi kita kami tetap memotivasi mereka karena semangat untuk kebanggaan bukan hanya dari uang, tapi kebanggaan membawa nama kota tentunya akan lebih prestisius," jelasnya.

Sementara itu mengenai Popnas 2021 yang merupakan ajang kelanjutan dari Popda 2020, Erwandi pun mengungkapkan siap membantu pihak Provinsi karena Bangka Belitung juga ditunjuk menjadi tuan rumah bersama Sumatera Selatan.

"Kalau Provinsi Diskepora membutuhkan sarana kita, ya kalau memang standar nasional ya kenapa tidak. Pangkalpinang juga berkoordinasi terus, karena Popnas akan diadakan 2021. Kalau pembinaan terus berjalan karena pembinaan tidak mesti dari kita, anak-anak ini juga ada klub. Kita juga bekerjasama dengan KONI, karena prestasi itu domainnya KONI," ungkap Erwandi.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil melepas 71 atlet di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang untuk menuju Popda 2020 tingkat provinsi, Senin (2/11/2020).
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil melepas 71 atlet di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang untuk menuju Popda 2020 tingkat provinsi, Senin (2/11/2020). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved