Breaking News:

Diteken Jokowi, Omnibus Law Resmi Berlaku, Namanya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

Diteken Jokowi, Omnibus Law Resmi Berlaku, Namanya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

Capture video
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2020). 

Kemudian, beredar versi 1.035 halaman yang dikonfirmasi oleh Sekjen DPR Indra Iskandar pada 12 Oktober 2020.

Sehari kemudian, 13 Oktober 2020, DPR kembali mengonfirmasi mengenai versi 802 halaman, dengan isi yang disebut tidak berbeda dengan versi 1.035 halaman.

Draf setebal 1.187 halaman beredar setelah pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah mengungkapkannya ke publik.

Baca juga: Terungkap Pinangki 23 Kali Bepergian ke Luar Negeri Terkait Djoko Tjandra, Pakai 2 Paspor?

5 Permasalahan buruh

Sebelumnya, pada hari yang sama, buruh meminta hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dapat adil dalam melihat lima permasalahan buruh yang tertuang dalam Undang-undang Omnibus Law.

Hal itu diungkapkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebelum memberikan berkas Judicial Review ke MK, Senin (2/11/2020).

Said meminta para hakim MK melihat dampak yang ditimbulkan UU Omnibus Law Cipta Kerja terhadap hak konstitusional buruh.

Pertama ialah dampak tidak adanya batasan kerja kontrak yang diatur dalam UU Omnibus Law.

"Batasan waktu kontrak dan periode kontrak yang dihapuskan dalam UU Ciptaker akan ada implikasi kontitusional pada warga negara," ujar Said ditemui depan Gedung MK, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020).

Sebab tidak adanya batasan waktu kontrak terhadap buruh maka akan memungkinkan pekerja dikontrak seumur hidupnya.

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved