Breaking News:

Otomotif

Bakal Sulit Dibersihkan, Ini Dampak Malas Cuci Mobil Usai Terkena Hujan

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan, seperti mengenai dampak tidak segera membilas atau mencuci mobil usai digunakan.

KOMPAS.com/Aditya Maulana
Mencuci Mobil di Autoglaze. 

BANGKAPOS.COM - Berkendara bersama kendaraan roda empat kesayangan di tengah musim penghujan tidak bisa sembarangan.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan, seperti mengenai dampak tidak segera membilas atau mencuci mobil usai digunakan.

Pasalnya, pada musim hujan mobil yang rutin digunakan untuk sehari-hari akan jadi lebih kotor dari biasanya.

Ini dikarenakan kendaraan sering terpapar langsung oleh air hujan maupun kubangan atau cipratan air genangan.

Namun karena tahu bahwa besok atau lusa akan kembali hujan, tak sedikit pemilik mobil yang membiarkan kotoran tersebut.

Maka, kotoran yang menempel di bagian mobil akan menempel dan mengering hingga sulit dibersihkan.

Perilaku tersebut kemudian membuat pemilik menghadapi berbagai persoalan seperti cat mobil yang tidak secemerlang dulu, sebagaimana dikatakan CEO Makko Group Christopher Sebastian.

"Minimal mobil yang baru saja digunakan dibilas supaya kotoran tidak menempel dan menumpuk. Caranya mudah, cukup bilas dengan air bersih saja," ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Sebab jika kotoran sudah sulit dihilangkan, maka potensi terjadi baret (saat proses pembersihan) semakin lebar.

"Kalau mobil tidak segera dibersihkan padahal baru saja digunakan saat hujan kotoran bisa saja masuk ke bagian clear coat. Apalagi jika mobil digunakan untuk menerjang genangan air laut atau rob," paparnya.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved