Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinas Pendidikan Pangkalpinang Lestarikan Budaya dan Tradisi Lewat Pekan Kebudayaan Daerah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pelestarian Nilai Sejarah dan Tradisi Kota Pangkalpinang

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pelestarian Nilai Sejarah dan Tradisi Kota Pangkalpinang tahun 2020 melalui Pekan Kebudayaan Daerah, Rabu (4/11/2020) di Bangka City Hotel 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Pelestarian Nilai Sejarah dan Tradisi Kota Pangkalpinang tahun 2020 melalui Pekan Kebudayaan Daerah, Rabu (4/11/2020) di Bangka City Hotel.

Acara pekan kebudayaan daerah itu mulanya dilaksanakan pada bulan Agustus lalu namun akibat covid-19 kegiatan terpakasa ditunda hingga November.

Awal acara dibuka dengan tarian barongsai, pertunjukan paduan suara dari PGRI, hingga pertunjukan seni lainnya.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang atau yang lebih dikenal dengan Bunda Tudung Saji Ratna Purnamasari, mengatakan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Pangkalpinang Tahun 2020 atau PKD merupakan turunan kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2020 yang tema utamanya adalah Pekan Kebudayaan Nasional "Ruang Bersama Indonesia Bahagia", maka dengan ini Pekan Kebudayaan Daerah Kota Pangkalpinang membalut kegiatannya dengan tema "Ruang Senyum Bersama Pangkalpinang".

"PKD 2020 memberikan ruang ekspresi seni dan budaya kepada masyarakat Pangkalpinang dalam lingkup pengembangan, pelestarian dan perlindungan tradisi serta sekaligus menggerakkan ekonomi budaya di tengah pandemi Covid - 19, dengan menampilkan hasil karya dari Sanggar Seni dan Budaya," ungkap Ratna dalam sambutannya

Dia menyebutkan, rangkaian kegiatan PKD menuju PKN yang telah dilaksanakan antara lain pagelaran teater tradisional, bekisah, cerdas Cermat Museum tingkat SMP, Kompetisi Olahraga Tradisional tingkat SMP dengan cabang lomba: Egrang, Bolak Balik Balok dan Bakiak, kegiatan tersebut secara keseluruhan dilakukan secara daring.

Menurutnya, wujud kegiatan tersebut dengan menampilkan pelestarian adat dan tradisi masyarakat dalam bentuk tarian tradisional, dambus, teater dan juga olahraga tradisional, yang semua merupakan rangkai menuju PKN 2020.

"Peserta peserta kegiatan, berasal dari pelaku seni dan pelaku budaya di Kota Pangkalpinang, yaitu sanggar seni, grup dambus, grup teater, pelaku olahraga tradisional dan siswa SMP," kata Ratna.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan
PKD Kota Pangkalpinang ini gelar salah satunya untuk memberikan ruang ekpresi seni dan budaya kepada masyarakat Pangkalpinang dalam lingkup pengembangan, pelestarian dan perlindungan tradisi.

"Serta sekaligus menggerakkan ekonomi budaya di tengah pandemi covid-19. Upaya gigih menyelenggarakan event ini adalah juga bukti keberpihakkan kepada seniman, pekerja seni dan penggiat budaya di dalam keadaan yang penuh kemungkinan Proses PKD untuk PKN baru dan adaptasi kebiasaan baru," kata Eddy kepada awak media usai membuka PKD 2020 tersebut, Rabu (4/11/2020)

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved