Breaking News:

Disuruh Tak Naikkan UMP 2021, 5 Gubernur Ini Malah Nekat Menentang Surat Edaran Menaker

Gubernur di lima provinsi ini memutuskan kenaikan UMP 2021 meski ada Surat Edaran Menaker yang meminta agar UMP tidak naik.

Editor: fitriadi
tribunnews.com
Ilustrasi upah minimum provinsi atau UMP 2021 

BANGKAPOS.COM - Lima gubernur di Indonesia ini nekat menaikkan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2021.

Padahal Menteri Ketenagakerjaan sudah mengeluarkan surat edaran yang isinya meminta agar UMP tahun ini sama dengan UMP 2020 alias tidak ada kenaikan.

Gubernur di lima provinsi yang memutuskan kenaikan UMP 2021 adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Sementara 23 provinsi telah mengajukan besaran UMP 2021 tak mengalami kenaikan dibanding tahun 2020.

Mereka mengikuti Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja (SE Menaker) nomor M/11/HK.04//X/2020 tentang Penetapan UMP 2021 yang meminta agar UMP 2021 sama dengan UMP 2020.

Adapun Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengikuti dua kepala daerah lain di Pulau Jawa untuk menaikkan UMP.

Baca juga: SPSI Bangka Belitung Terima UMP 2021 Tak Naik, Darusman Beberkan Alasannya

Baca juga: Meski Menuai Penolakan Jokowi Tetap Tandatangani UU Cipta Kerja, Buruh Sampaikan 5 Pernyataan ke MK

Baca juga: Heboh Wanita Berseragam Pemkab Bintan Tepergok Berbuat Asusila di Dalam Mobil

Anies menaikkan besaran UMP DKI Jakarta pada 2021 sebesar 3,27 persen, yakni menjadi Rp 4.416.186,548.

Namun kenaikan ini hanya untuk kegiatan usaha yang tidak terdampak pandemi Covid-19.

Berikut ini daftar kenaikan UMP di lima Provinsi yang memutuskan berbeda dari SE Menaker Ida Fauziyah:

1. Jawa Tengah

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved