Breaking News:

Ada Dugaan Penyalahgunaan Gedung Putih sebagai Pusat Komando Tim Kampanye Trump pada Pilpres Amerika

edung Putih diduga disalahgunakan sebagai pusat komando tim kampanye Donald Trump pada Pilpres Amerika.

Tribun Medan
Terungkap! Ini Dia 10 Fakta yang Tak Banyak Diketahui Tentang Gedung Putih 

BANGKAPOS.COM - Gedung Putih diduga disalahgunakan sebagai pusat komando tim kampanye Donald Trump pada Pilpres Amerika.

Unit khusus dikabarkan telah memulai penyelidikan.

Kantor Penasihat Khusus Amerika Serikat (AS) telah memulai penyelidikan atas dugaan penggunaan Gedung Putih sebagai pusat komando tim kampanye petahana presiden dari Partai Republik Donald Trump.

Jika terbukti demikian, maka itu melanggar hukum federal yang berlaku di Negeri Uncle Sam.

Demikian disampaikan Perwakilan Demokrat Bill Pascrell pada Kamis.

Dalam sebuah pernyataan, Pascrell mengatakan lembaga pengawas federal menanggapi seruan untuk penyelidikan atas dugaan penggunaan Gedung Putih untuk kepentingan pemilu presiden oleh kubu Trump.

“Unit khusus telah memulai penyelidikan atas tuduhan-tuduhan ini untuk menentukan apakah ada Undang-Undang Palka atau Hatch Act yang dilanggar," ujarnya seperti dilansir Reuters, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Stasiun TV Kompak Hentikan Siaran Langsung Donald Trump, Pembawa Acara: Sungguh Malam Menyedihkan

Diketahui, Presiden Trump memantau hasil penghitungan pemilu dari ruang tamu kediamannya di Gedung Putih pada Selasa (3/11/2020).

Kemudian Trump juga terlihat berpidato di hadapan sekitar 200 pendukung yang berkumpul di Ruang Timur Gedung Putih.

Pascrell telah meminta penasihat khusus, Henry Kerner, untuk menyelidiki laporan yang menunjukkan Trump menggunakan ruang di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower—yang berdekatan  dengan Gedung Putih - sebagai "ruang perang" tim kampanyenya.

Halaman
12
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved