Breaking News:

Otomotif

Yamaha Dinyatakan Bersalah Dalam Hasil Investigasi MotoGP, Begini Nasib Pebalapnya

Hasil investigasi Steward MotoGP memutuskan Yamaha bersalah karena telah melanggar aturan menggunakan klep yang ilegal saat GP Jerez pada Juli lalu.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
twitter.com/sepangracing
Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo 

BANGKAPOS.COM - Hasil investigasi Steward MotoGP memutuskan Yamaha bersalah karena telah melanggar aturan dengan menggunakan klep yang ilegal saat GP Jerez, Juli lalu.

Disebut ilegal karena klep tersebut belum didaftarkan untuk homologasi.

Menurut regulasi, tim harus menghomologasikan spesifikasi mesinnya sebelum musim balap dimulai.

Yamaha terbukti menggunakan part yang belum mendapat izin dari MSMA, asosiasi pabrikan MotoGP untuk mengganti komponen tersebut.

Untuk itu poin konstruktor Yamaha dikurangi 50 poin.

Sedangkan untuk tiap tim, Petronas Yamaha SRT dikurangi 37 poin dan Monster Energy Yamaha 20 poin.

Beruntung sanksi ini tidak berimbas kepada perolehan poin para pebalap Yamaha seperti yang sempat diduga sebelumnya.

Sehingga klasemen MotoGP 2020 masih dipimpin pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, disusul posisi kedua dan ketiga yaitu Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

Jika sanksinya ikut memotong poin pebalap maka dipastikan Yamaha bakal sangat terpukul.

Sebab Quartararo dan Vinales hampir bisa dipastikan tersingkir dari perebutan juara dunia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved