Breaking News:

Berita Bangka

Hendak Transaksi Narkoba di Gerbang Kampus, Bojeng Dibekuk Polisi

Anggota Reskrim Polsek Merawang yang sedang mengintai di lokasi, langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tanpa ada perlawanan

bangkapos.com/Istimewa Polsek Merawang
Anggota Unit Reskrim Polsek Merawang mengamankan dan membekuk Ir alias Bojeng (33), warga Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka merupakan seorang pelaku yang diduga sebagai bandar narkoba yang sering melakukan transaksi di wilayah Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Anggota Unit Reskrim Polsek Merawang membekuk Ir alias Bojeng (33) diduga sebagai bandar narkoba.

Warga yang bertempat tinggal di Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka ini diringkus petugas, saat hendak melakukan transaksi di wilayah Desa Balun Ijuk Kecamatan Merawang dan sekitarnya, Jumat (06/11/2020) malam.

Penangkapan yang dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Merawang ini, dipimpin Kapolsek Merawang AKP Alief RB Aji, saat terduga pelaku hendak melakukan transaksi narkoba di wilayah tersebut.

Kapolsek Merawang, AKP Alief mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian mendapati laporan dari masyarakat, adanya pelaku Ir alias Bojeng (33), kerap melakukan transaksi narkoba di sekitaran gerbang utama kampus disekitar Desa Balun Ijuk.

"Setelah kita menerima laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan ke TKP yang dimaksud untuk melakukan pemantauan. Dari hasil pemantauan ini, ternyata memang benar ada terduga pelaku yang sedang melakukan transaksi di TKP," kata Alief, Minggu (08/11/2020).

Ditambahkannya, tidak ingin terduga pelaku kabur, anggota Reskrim Polsek Merawang yang sedang mengintai di lokasi langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tanpa ada perlawanan.

"Saat kita lakukan pemeriksaan dan ternyata ditemukan barang bukti sebanyak 2 paket yang diduga narkotika jenis sabu," ujar Alief.

Dilanjutkannya, selain mengamankan pelaku, anggota Polsek Merawang juga mengamankan barang bukti lainnya berupa celana jean warna biru, HP Xiomi dan sepeda motor Vixion warna merah.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan kurangan penjara minimal 4 tahun," tukas Alief.(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: rusmiadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved