Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Disperindag Bangka Belitung Gelar Talksow Perlidungan Konsumen, Peringati Harkonas

Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Penulis: Widodo | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com/widodo
Kasubdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Kep Babel Kompol Andi Purwanto, SIK, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Drs Sunardi dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel Drg Mulyono Susanto, Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Fadjri Djagahitam foto bersama host pada talkshow 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengelar Acara Talksow Perlidungan Konsumen di Masa Pademi, Selasa (10/11/2020) .

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Disperindag Babel mengusung Tema "Perlidungan Konsumen di Era Pademi Covid-19" menghadirkan tiga narasumber yaitu Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Babel Kompol Andi Purwanto, SIK, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Drs Sunardi dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel Drg Mulyono Susanto.

Terkait dengan kegiatan talkshow dalam rangka Hari Konsumen Nasional, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Drs Sunardi menyebutkan tentang hak-hak konsumen yang terkandung dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.

"Mengenai UU Nomor 8 hadir di Indonesia fungsinya konsumen harus dilindungi tetapi produsen juga tetap dilindungi. Pemerintah memberikan kemudahan bagi konsumen ketika melakukan transaksi kebutuhan harus dilindungi undang-undang dan UU tersebut masih eksis sampai saat ini," tegas Sunardi.

Di era pandemi Covid-19 diakui Sunardi terjadi perubahan. "Masa pandemi terjadi perubahan, mereka para konsumen dan pusat perdagangan berbeda, sekarang dibatasi dan ada tugas kepada konsumen. Banyak transaksi melalui online sehingga terjadinya penurunan daya beli," katanya.

Namun sejauh ini Disperindag sudah bekerjasama, berkoordinasi dengan satgas pangan, Polda Babel, BPPOM dan semua sektor yang terkait supaya hak dan kewajiban konsumen bisa terlaksana secara baik.

"Harapannya perdagangan aman untuk perlindungan konsumen, kita mengharapkan konsumen memahami tentang lingkungan di masa pandemi. Masyarakat juga berani menyebutkan keluhan dan melaporkannya. Kita berharap konsumen cerdas dan pelaku usaha yang tertib," harapnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel Drg Mulyono Susanto mengatakan, peran Dinas Kesehatan terhadap UU Nomor 8 Tahun 1999. "Kami sebagai pemberi pelayananan terhadap konsumen. Memang beberapa hal kami mengharapkan praktek yang tidak merugikan secara umum, kami dari Dinkes agar pelayanan kesehatan melalui pelayanan memiliki mutu yang berstandar," jelasnya.

Mulyono sangat berharap konsumen menjadi konsumen yang cerdas . "Kami mendorong masyarakat terjamin kesehatannya. Kami juga mendorong makanan bisa terjamin sesuai ketentuan yang berlaku, selain itu tenaga kesehatan (SDM) agar memang berkompeten. Kita bisa menggunakan teknologi di era pandemi sehingga kita bijak dalam menanggapi permasalahan yang dihadapi," tambahnya.

Kasubdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Babel Kompol Andi Purwanto menambahkan, berbicara penegakan hukum, Polda Babel juga  mengurusi undang-undang kesehatan, pertanian, karantina dan tentang perlindungan konsumen.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved