Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kasi Intel Kejari Pangkalpinang Sebut Nasib Barang Bukti Kejahatan Tergantung Perkara, Tunggu Inkrah

Kejari Pangkalpinang melalui Kasi Intel, Ryan Sumartha mengatakan barang bukti yang masih tersisa memang disisihkan untuk persidangan

Bangkapos.com/Widodo
Jejeran barang bukti yang tersedia di Kejari Pangkalpinang yakni motor dan masih proses dalam persidangan. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kejari Pangkalpinang melalui Kasi Intel, Ryan Sumartha mengatakan barang bukti yang masih tersisa memang disisihkan untuk persidangan dan apabila sudah ada putusan pengadilan akan dimusnahkan.

"Jadi barang bukti yang masih ada di Kejari Pangkalpinang itu barang bukti perkara limpahan dari pihak kepolisian terkait perkara-perkara yang akan disidangkan baik itu narkotika atau pencurian," terang Ryan selaku Kasi Intel saat ditemui oleh Bangkapos.com, Selasa (10/11/2020).

Namun, diakuinya untuk perkara narkotika misalnya barang bukti berupa sabu apabila barang tersebut banyak maka akan disisihkan, selebihnya itu  dimusnahkan oleh penyidik dan yang disisihkan ini dijadikan barang bukti untuk persidangan, sampai perkara itu inkrah baru barang bukti bisa dieksekusi.

"Dieksekusi dalam arti apabila dimusnahkan akan dimusnahkan seperti narkotika, kalau barang bukti dikembalikan seperti perkara pencurian itu akan dikembalikan, kalau barang bukti itu dirampas  untuk negara tentunya akan dilelang," kata Ryan.

Terkait dengan benda yang bisa dijual atau dilelang untuk kas negara menurutnya tergantung putusan pengadilan.

"Kalau putusan pengadilan misalnya dirampas untuk negara, contohnya kendaraan karena kendaraan dipergunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan otomatis dirampas untuk negara, nanti akan kita lelang," jelas Ryan.

"Misalnya  ada barang bukti tindak pidana korupsi berupa rumah maka akan dilelang, dan pelelangan sendiri juga ada prosesnya," sambungnya.

Ryan Sumartha Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalpinang
Ryan Sumartha Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalpinang (Bangkapos.com/Widodo)

Diakuinya Ryan, saat ini masih tersedia barang bukti yang ada di Kejari Pangkalpinang.

"Masih tersedia karena perkara tindak pndana, kita baru mengeksekusi setelah ada putusan pengadilan. Jadi yang masih dalam tahap penuntutan barang bukti tetap ada, kita belum berani untuk melakukan pemusnahan atau pelelangan," ujarnya.

"Barang bukti yang tersedia seperti narkotika, sabu, ganja, motor dan mobil serta barang bukti lainnnya yang sesuai dengan perkaranya," ucap Ryan.

Seperti pantauan Bangkapos.com, barang bukti berupa belasan unit motor berjejer disamping gedung Kejari Pangkalpinang.

Menurut Ryan barang bukti tersebut masih dalam proses persidangan, namun untuk lebih jelasnya terkait perkara apa dirinya kurang mengetahui.

"Jadi apapun barang bukti yang dilimpahkan oleh penyidik kita terima dan yang pasti barang bukti berkaitan dengan tindak pidana," Ryan.

( Bangkapos.com / Widodo )

Penulis: Widodo
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved