Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Peringati Hari Pahlawan, Akademisi Ajak Kaum Muda Perangi Covid-19, Manfaatkan Platform Digital

Bambang Ari Satria menyebutkan peringatan pahlawan sebagai momentum untuk mengingat jasa para pejuang, sebaiknya dimakna melalui tindakan aplikatif

Ist/Bambang Ari Satria
Akademisi atau Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pahlawan 12, Bambang Ari Satria 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Akademisi atau Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pahlawan 12, Bambang Ari Satria menyebutkan peringatan pahlawan sebagai momentum untuk mengingat jasa para pejuang, sebaiknya dimakna melalui tindakan aplikatif yang positif dengan memanfaatkan platform digital yang ada saat ini.

"Perjuangan yang patut dicontoh oleh kaum muda tentunya spirit dan semangat juang yang dimiliki oleh para pendahulu yang membakar semangat para pejuang untuk terus melawan penjajah. Nah, semangat yang berkobar tersebut yang harus dimiliki oleh para kaum muda saat ini. Lantas, siapa penjajah yang dihadapi saat ini ?," ujar Bambang, Selasa (10/1/2020).

Dosen pengampu mata kuliah Pengantar Ilmu Politik dan Kewirausahaan Sektor Publik di STISIPOL Pahlawan 12 ini menyebutkan, penjajah yang sedang kita hadapi saat ini adalah pandemi Covid-19.

"Tentu, melalui momentum hari pahlawan ini, para generasi muda dalam klaster milenial mesti menjadi penggerak untuk melawan pandemi Covid-19. Caranya dengan memanfaatkan platform digital media sosial mengenai kampanye edukatif melawan Covid-19, mulai dari jaga jarak, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan. Pesan ini mesti terus-menerus disampaikan ke publik," ajak Bambang.

Dibeberkannya, hasil survei BPS pada September 2020 menunjukan bahwa tingkat kepatuhan kalangan muda usia 17-30 tahun masih rendah dalam menjalankan protokol kesehatan, dibandingkan dengan kelompok usia lain..

"Oleh karena itu, pesan-pesan untuk terus mengkampanyekan pentingnya menjadi penggerak melawan Covid-19 dan perilaku hidup bersih akan dapat meningkatkan kesadaran serta peran aktif anak muda untuk melawan Covid-19," kata Bambang.

Tak hanya itu, memaknai hari pahlawan di tengah pandemi Covid-19 ini juga dapat dilakukan dengan cara terlibat aktif dalam aktivitas kemanusiaan. Rasa kepedulian kita terhadap sesama sangat dibutuhkan sekali saat ini.

"Mengenai kondisi saat ini bahwa anak muda yang tidak begitu kenal dan familiar dengan para pahlawan, termasuk dengan kisah perjuangan para pahlawan, tentunya perlu dilakukan dengan mempertebal akses terhadap kisah-kisah para pahlawan. Akses tersebut salah satunya itu bisa didapatkan melalui dunia pendidikan. Literasi kepahlawanan mesti ditingkatkan dan ini relevan dengan tema hari pahlawan tahun 2020, yakni pahlawanku sepanjang masa,"  jelas Bambang.

Sementara itu, dihubungi terpisah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung berpesan kepada kaum muda untuk berjuang bersama-sama sesuai dengan profesinya.

"Kalau kita sekarang sebagai petani, kita berjuang untuk kesejahteraan petani dan mendapatkan hasil optimal, sebagai nelayan, pelaut pun begitu. Harus berjuang untuk ekonomi kita yang lebih kuat dan sejahtera. Kita sebagai pemuda pasti punya cita-cita, jangan lepas cita-cita kita dalam mendirikan dan mempertahankan negeri kita itu, menjadi negeri yang kuat," kata Erzaldi.

Prosesi Upacara Tabur Bunga Peringatan Hari Pahlawan ke-75 tahun 2020 di Taman Makam Pahlawan Pawitralaya, Pangkalan baru, Bangka Tengah
Prosesi Upacara Tabur Bunga Peringatan Hari Pahlawan ke-75 tahun 2020 di Taman Makam Pahlawan Pawitralaya, Pangkalan baru, Bangka Tengah (Diskominfo Babel)
Halaman
123
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved