Breaking News:

Debat Publik Pilkada Bangka Barat 2020

Debat Publik Pilkada Bangka Barat 2020, Ini Pesan dan Janji Tiga Paslon

Paslon Nomor Urut 3 Safri-Eddy Arif menjanjikan berobat graris bagi masyarakat. Selain itu, Paslon yang memiliki latar belakang pengusaha tersebut...

bangkapos.com/anthoni
Debat Publik Pilkada Bangka Barat 2020 

BANGKAPOS. COM , BANGKA - Paslon Nomor Urut 3 Safri-Eddy Arif menjanjikan berobat graris bagi masyarakat. Selain itu, Paslon yang memiliki latar belakang pengusaha tersebut juga menjanjikan kuliah gratis dan menyiapkan lapangan pekerjaan.

Hal ini diungkapkan Calon Bupati Bangka Barat,  Safri di penghujung debat publik pertama yang digelar KPU Bangka Barat, Rabu (11/11/2020) malam. 

"Seluruh masyarakat Babar yang kami hormati hari ini kami Paslon Nomor Urut Tiga Safri - Eddy Arif mohon doa restu, mudah mudahan tanggal 9 Desember nanti jika pengen berobat grratis, kuliah gratis bagi yang tidam mampu, pengen adanya lapangan kerja jangan lupa coblos pasangan SIF," ujar Safri

Safri berharap di bawah kepemimpinan keduanya, Kabupaten Bangka Barat lebih maju dan tidak ketinggalan dengan Kabupaten lainnya.  Sebab kata Safri, di pesta demokrasi lima tahunan tersebut mereka menawarkan program program yang jelas. 

" Kami harap dengan kepemimpinan kami,  Bangka Barat tidak akan ketinggalan lagi dengan kabupaten lain. Program kami jelas,  kami hadir disini untuk kepentingan masyarakat,  kami menginfaqan diri kami,  mengabdi buat masyarakat," katanya.

" Terutama masih banyak masyarakat kita yang kurang beruntung kami sebut  kami hadir mudah-mudahan 9 Desember nanti Safri Edi amanah dan amanah itu akan kami jalankan sebaik-baiknya," katanya.

Sementara Paslon Nomor Urut 1 Markus - H Badri, mengajak masyarakat Bangka Barat memilih keduanya pada Pilkada nanti, lantaran telah memberikan bukti bukan janji.

"Saya mengajak masyarakat Babar memilih Nomor Urut Satu Markus dan Badri  yang sudah memberikan bukti bukan janji janji. Masyarakat bisa melihat apa yang telah kami lakukan," ujar Markus.

Beberapa investasi besar berhasil dibawa Markus, selama kurang lebih satu tahun setengah menjabat sebagai Bupati. Mulai dari pembanguann pabrik CPO, total investasi 1 triliun,  pembangaun pelabuhan barang tanjung ular total investasi Rp100 miliiar lebih dan project pembangunan Ausmelt PT Timah kurang lebih Rp800 miliiar.

" Setahun setengan kurang lebij saya menjadi bupati tahun ini dalam sejarah hampir 17 babar berdiri baru terlihat ada investasi yang kami anggap paling besar di Babel yang hampir mencapai total investasi hampir 2 Triliyun tahun jni walaupun ditengah kondisi corona. Jadi kami bukan janji janji,  tapi sudah kami buktikan," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved