Breaking News:

Aplikasi ZOOM Diduga Tipu Pengguna Sejak 2016, Rekaman Meeting Online Masih Disimpan 60 Hari

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) mendapati fakta mencengangkan. Fakta tersebut ketika enkripsi yang diiklankan Zoom selama ini tidak sesuai

Mediaformasi.com
Ilustrasi penggunaan aplikasi Zoom di smartphone 

BANGKAPOS.COM - Zoom diduga memanipulasi pengguna, terindikasi berbohong sejak 2016.

Zoom baru saja mengumumkan bahwa panggilan video di platformnya telah diamankan dengan enkripsi end-to-end.

Langkah itu diambil Zoom, setelah Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) mendapati fakta mencengangkan.

Fakta tersebut adalah bahwa enkripsi yang diiklankan Zoom selama ini tidak sesuai yang dijanjikan.

FTC menyebut Zoom telah membohongi penggunanya sejak 2016.

Baca juga: Zodiak Hari Ini Jumat 13 November 2020: Taurus Impian Terwujud, Sagitarius Memicu Pertengkaran

Zoom
Zoom (infokomputer.grid.id)

Hal itu terbukti dengan adanya klaim bahwa platformnya menawarkan enkripsi end-to-end (E2EE) yang kuat.

Padahal, sistem enkripsi yang dipakai Zoom selama ini lebih rendah dari yang diklaim.

"Sejak 2016 lalu, Zoom menyesatkan pengguna dengan menggembar-gemborkan"

"bahwa layanannya menawarkan enkripsi 256-bit (E2EE) untuk mengamankan panggilan video,"

"Namun kenyataannya Zoom hanya memberikan enkripsi dengan tingkat keamanan yang lebih rendah," tulis FTC.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved