Breaking News:

Penanganan Covid 19

Ahli Epidemiologi Sebut Covid-19 di Indonesia Belum Capai Puncak Gelombang Pertama

Pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia dinilai belum mencapai puncak gelombang pertama.

Editor: fitriadi
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Tenaga medis bersiap membawa orang tanpa gejala (OTG) menggunakan bus sekolah di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Rabu (23/9/2020). Sejumlah unit bus sekolah kini dialihfungsikan menjadi kendaraan untuk mengantar pasien Covid-19 berstatus OTG dari puskesmas ke RS Darurat Wisma Atlet seiring meningkatnya kasus baru virus corona di Jakarta. 

BANGKAPOS.COM - Pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia dinilai belum mencapai puncak gelombang pertama.

Hal itu diungkapkan pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dr Windhu Purnomo.

Windhu menyebut meski pada bulan Oktober kemarin sempat ada tanda-tanda kasus mengalami penurunan, ia menyebut grafik kasus masih terus meningkat.

"Kemarin bulan Oktober sepertinya kita mencapai puncak karena kemudian kasus seakan-akan turun."

"Tapi dugaan saya (pandemi belum mencapai puncak) itu ternyata benar."

"Artinya saat ini kasus di Indonesia masih mendaki, belum mencapai puncak gelombang pertama," ungkap Windhu saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat malam.

Baca juga: Waspada Dunia Sedang Alami Fenomena Second Wave Pandemi Covid-19

Diketahui sejak pertama kali kasus Covid-19 diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020, sudah ada lebih dari 450 ribu kasus di Indonesia hingga saat ini.

Total hingga hari ini sudah ada 457.735 kasus Covid-19 di Indonesia.

Sedangkan kasus berujung kematian berjumlah 15.037 orang.

Kabar baiknya, total kesembuhan hingga hari ini berjumlah 385.094 orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved