Breaking News:

Penanganan Covid 19

Pilkades 2020 Ditunda Untuk Hindari Klaster Baru Covid-19

Mendagri Tito Karnavian memilih untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang seharusnya dilakukan pada 2020.

Editor: fitriadi
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mendagri menunda Pilkades 2020 untuk menghindari klaster baru Covid-19 di Indonesia. 

Untuk menangani hal itu, Mendagri berharap APBD dan Dana Desa bisa membantu hingga Pilkades dapat terselenggara dengan aman di tengah pandemi.

"Jadi APBD tidak hanya seperti sebelum ada Covid-19, kita harapkan dana APBD untuk Pilkades ditambahkan untuk alat perlindungan."

"Perlindungan Covid-19 atau mungkin juga dengan hal tertentu dapat didukung dari Dana Desa."

"Untuk itulah kami mohon Bapak Mendes juga bisa memberikan arahan karena program dan anggaran desa ini diatur oleh Mendesa PDTT," tuturnya.

Mendagri juga mengajak beberapa stakeholder terkait lainnya untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Pilkades.

Contohnya dengan membentuk Komite Pengawasan untuk pelaksanaan Pilkades.

"Kita juga memohon kepada para kepala daerah juga bisa membentuk komite tadi, komite pengawas di tingkat kecamatan yang dibentuk oleh Bupati/Walikota."

"Kemudian melibatkan forkopincam di samping Forkopimda, para kapolres, komando distrik militer (dandim), kejaksaan untuk di tingkat kabupaten menjadi bagian dari komisi penyelenggaraan," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Maliana, Kompas.com/Sania Mashabi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Ingin Timbulkan Klaster Baru Covid-19, Mendagri Pilih Tunda Pemilihan Kepala Desa 2020

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved