Breaking News:

Otomotif

Gagal Jadi Juara Dunia, Ini Curhat Quartararo Setelah Jatuh di MotoGP Valencia

Sayangnya, impian itu harus dikubur dalam-dalam lantaran dirinya mengalami hasil buruk di MotoGP Valencia.

twitter.com/FabioQ20
Aksi pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo pada MotoGP Americas 2019, Senin (15/4/2019) WIB. 

BANGKAPOS.COM - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, gagal merebut gelar juara dunia MotoGP 2020 usai terjatuh pada MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020).

Rider 21 tahun ini sebetulnya masih memiliki peluang untuk tampil sebagai juara meski memiliki jarak yang cukup jauh dengan Joan Mir, yakni 37 poin.

Sayangnya, impian itu harus dikubur dalam-dalam lantaran dirinya mengalami hasil buruk di MotoGP Valencia.

"Saya tidak memiliki perasaan yang baik. Di tikungan kedua, saya terlambat mengerem dan melebar hingga akhirnya jatuh, bahkan lebih parahnya lagi saya berisiko menabrak pebalap lain," ujar Quartararo dikutip dari GP One, Senin (16/11/2020).

Quartararo mengatakan bahwa motor Yamaha bukan pilihan yang tepat karena memiliki spesifikasi 2020 yang kurang mendukung.

"Situasinya selalu sama. Kami berada di sini di Valencia selama dua minggu, dan kami belum meningkatkan apa pun. Semua perubahan yang dilakukan pada motor tidak ada gunanya," kata Quartararo.

"Dengan M1 di tahun 2019, saya konsisten di hampir semua trek. Tapi, dengan Yamaha 2020, menurut saya bukan pilihan yang tepat. Sebab, lompatan dari motor tahun lalu ke motor ini cukup besar," lanjut rider asal Perancis ini.

Quartararo mengaku bahwa hasil kali ini sulit diterima, apalagi dirinya sangat menyesali harus kehilangan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Namun begitu, Quartararo memberi sanjungan kepada Joan Mir yang menjadi juara dunia MotoGP musim ini.

"Joan pantas mendapatkan Juara Dunia ini, karena dia cepat dan di atas segalanya, konstan. Itulah sesuatu yang tidak saya miliki," tuturnya. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curhat Quartararo Setelah Jatuh dan Gagal Jadi Juara Dunia"

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved