Breaking News:

Bupati Belitung Ingatkan Warga Untuk Waspada Transmisi Lokal Penularan Covid-19

Jika sudah merasa ada gejala demam dan sesak nafas, agar secepatnya datang ke Pusat Deteksi Covid-19 RSUD dr H Marsidi Judono Kabupaten Belitung

Editor: rusmiadi
Posbelitung.co / Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung Sahani Saleh 

BANGKAPOS.COM - Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mengingatkan warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), terutama saat beraktivitas di luar rumah, dalam upaya pecegahan penuluaran Covid-19.

Penegasan ini disampaikan Sanem, saat mengumumkan adanya penambahan warga masyarakat Belitung yang terpapar Covid-19, Selasa (17/11/2020) malam.

Selain mengingatkan soal prokes, Sanem juga menginformasikan ke warga masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfrirmasi Covid-19 untuk secepatnya mengubungi fasilitas kesehatan terdekat.

“Bagi yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfrirmasi Covid-19 berada dalam satu ruangan lebih dari 15 menit, berdekatan dengan jarak kurang dari 2 meter, diharapkan untuk segera menghubungi Dinas Kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat,” kata Sanem.

Jika sudah merasa ada gejala demam dan sesak nafas, lanjut Sanem, agar secepatnya datang ke Pusat Deteksi Covid-19 RSUD dr H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

“Diharapkan kepada masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada, karena saat ini sedang dan sudah terjadi transmisi lokal Covid-19 di wilayah Kabupaten Belitung. Tetap lakukan 4M (Mencuci tangan secara rutin, memakai Masker/face shield, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan),” tandasnya.

Sebelumnya Sanem mengumumkan ada penambahan 5 warga Belitung yang positif terpapar Covid-19.

Dua orang perempuan berinisial HA, berusia 69 tahun dan DA, berusia 56 tahun. dinyatakan terpapar covid-19 setelah menjalani uji Swab PCR di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Selain dua orang perempuan itu, tiga orang lelaki berinisial AN berusia 37 tahun, SP berusia 52 tahun dan MA berusia 12 tahun dinyatakan terpapar Covid-19.

"Lima orang ini semua sudah menjalani isolasi. Dua orang perempuan menjalani isolasi di RSUD, dan tiga orang lagi di pusat karantina SKB," kata Sanem.

HA adalah warga Desa Aik Merbau, dan DA yaitu warga Desa Perawas. Khusus untuk DA adalah seorang Aparat Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Perawas.

"Kalau HA dan DA dirawat di RSUD, karena kondisi nya demam, terus satu diantara mereka  kondisi nya panas tinggi disertai batuk filex," ucapnya.

Sedangkan, untuk pasien AN, SP dan MA tersebut merupakan warga Aik Saga, Tanjungpandan. Tiga pasien lelaki ini, sebelum terpapar Covid-19, terlebih dahulu sempat melakukan rapid test dirumah sakit swasta yang ada di Tanjungpandan.

"Termasuk dua perempuan itu juga sempat melakukan rapid test, ternyata hasilnya reaktif. Setelah itu dirujuk ke RSUD dan hasil swab PCR nya positif," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved