Breaking News:

Desa Bakam Rajut Kebersamaan Bangun Sektor Ekonomi Kerakyatan

Pemerintah Desa Bakam perlahan mulai menata perkembangan perekonomian dan kehidupan masyarakatnya. Desa yang terletak di Kecamatan Bakam Kabupaten Ban

Editor: nurhayati
ist
HIDROPONIK--Pemerintah dan warga Desa Bakam mengembangkan budidaya tanaman Hidroponik. Berbagai jenis tanaman dikembangkan untuk menunjang perekonomian warga. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Desa Bakam perlahan mulai menata perkembangan perekonomian dan kehidupan masyarakatnya.

Desa yang terletak di Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka, bersebelahan dengan desa Puding Besar, Desa Dalil, dan Desa Mangkak ini sudah mempersiapkan rancangan masa depan pembangunan perekonomian desa dengan menggandeng kelompok-kelompok masyarakat seperti ternak dan tani.

Salah satu inovasi pembangunan ekonomi yang akan menjadi perhatian pemerintah desa adalah budidaya tanaman hidroponik.

Pj Kepala Desa Bakam As’ad mengatakan Hidroponik memiliki banyak keuntungan antara lain adalah ekonomis, sayuran tumbuh optimal, serangan hama penyakit yang minim, kualitas dan kuantitas tinggi serta lebih sehat.

“Hidroponik bisa menjadi salah satu jalan memastikan masa depan desa Bakam berdikari melalui sektor pertanian. Kalau seluruh masyarakat sudah melakukan budidaya tanaman Hidroponik, selain mampu berswasembada, kita juga berpeluang sebagai penyuplai sayur-sayuran tanpa harus pesan ke luar daerah,”  jelas As'ad.

Dirinya juga menambahkan di masa pandemi seperti saat ini, sudah seharusnya perhatian lebih besar tertuju ke sektor pertanian. Karena peluang terbaik dalam menambah pundi-pundi ekonomi sangat besar melalui sektor ini.

Selain dari sektor pertanian, beberapa sektor yang turut menjadi perhatian pertumbuhan ekonomi desa Bakam kedepannya adalah pemanfaatan pasar desa, peternakan sapi, perkebunan jeruk, padi ladang, usaha-usaha kreatif masyarakat, pemanfaatan Berkah Mart serta kios desa.

Pemerintah Desa Bakam juga sejak tahun 2016 lalu menjadi salah satu desa di Bangka Belitung yang dipilih menjalankan program pemerintah dalam bidang bantuan subsidi rumah layak huni salah satunya BSPS. BSPS yaitu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan ke swadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana dan utilitasnya.

“Terhitung dari tahun 2016 hingga tahun 2020, sebanyak 92 unit rumah warga desa Bakam telah mendapat bantuan berupa bahan material dan upah dari program Satam Emas, BSPS dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2018,” kata As'ad.

Sekretaris Desa Bakam, Guntur Ferry mengatakan selain upaya pemerintah desa Bakam dalam pembangunan sektor ekonomi, desa yang kaya akan sejarah masa kolonial ini juga mendapatkan penghargaan di bidang pemberdayaan masyarakat berupa sertifikat ODF (Open Defecation Free) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka sebagai salah satu desa yang tidak lagi masyarakat nya Buang Air Besar (BAB) sembarangan. (Advertorial/*/Pemerintah Desa Bakam)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved