Breaking News:

Penanganan Covid 19

Kriteria Penerima Vaksin Covid-19, Vaksin Corona Mulai Distribusikan Desember 2020

Vaksinasi Covid-19 menyasar target 67% dari 160 juta penduduk Indonesia berusia 18-59 tahun atau lebih dari 107 juta orang.

Editor: fitriadi
KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto usai mengunjungi Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenkopolhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Vaksin Covid-19 akan mulai didistribusikan kepada masyarakat pada Desember 2020.

Tidak semua warga bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Pemerintah akan mengatur regulasinya terutama untuk kategori mandiri agar tidak memberatkan masyarakat.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan, vaksinasi Covid-19 menyasar target 67% dari 160 juta penduduk Indonesia berusia 18-59 tahun atau lebih dari 107 juta orang.

Ia mengatakan, selain usia 18-59 tahun sejumlah kriteria penerima lainnya harus dipenuhi jadi penerima vaksin dalam keadaan sehat, bukan orang dengan komorbid, ibu hamil, atau penyintas Covid-19.

“Vaksin COVID-19 sampai saat ini diperuntukkan kepada sasaran umur 18-59 tahun dan sehat, antara lain tanpa komorbid, ibu hamil, dan yang sudah terkena infeksi SARS-CoV-2 sesuai rekomemdasi ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization),” kata Menkes Terawan di Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: WHO Peringatkan Meski Ada Vaksin Covid-19 Masyarakat Dunia Jangan Berpuas Diri

Mantan kepala RSPAD Gatot Soebroto ini mengatakan, jumlah sasaran telah mengakomodasi rekomendasi Scientific Advisory Group for Emergencies (SAGE) WHO yang dilakukan secara bertahap.

Pelaksanaannya nanti dilakukan pendekatan melalui 2 skema yaitu pertama melalui vaksin program dengan sasaran 32 juta lebih orang yang membutuhkan 73,96 juta dosis. Sesuai petunjuk WHO Indicate Rate Global untuk vaksin maka wastage rate nya sebesar 15%.

Sementara, skema ke dua melalui vaksin mandiri dengan sasaran sekitar 75 juta orang yang membutuhkan 172,6 juta dosis (2 dosis per orang) dengan menambahkan wastage rate 15%.

"Yang termasuk wastage rate antara lain vaksin sisa, tidak terpakai, rusak, hilang dan bisa dimanfaatkan sebagai buffer stock untuk kemungkinan kurang, kebutuhan emergency, dan relokasi antar daerah," ujar Terawan.

Vaksin Covid-19 Didistribusikan Desember

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved