Breaking News:

WIKI BANGKA

Pengenal Syahrial, Disebut Orang Gila di Balik Ide Wisata Bukit Pinteir yang Viral di Media Sosial

Bukit Pinteir yang tinggi 300 mdpl ini menampilkan pemandangan yang luar biasa indah.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Pengenal Syahrial, Disebut Orang Gila di Balik Ide Wisata Bukit Pinteir yang Viral di Media Sosial - syahrial-pinteir.jpg
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua Pengelola Wisata Bukit Pinteir, Syahrial
Pengenal Syahrial, Disebut Orang Gila di Balik Ide Wisata Bukit Pinteir yang Viral di Media Sosial - bukit-b.jpg
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Pengunjung saat mendaki Bukit Pinteir yang berlokasi di Kelurahan Kampung Dul, Kabupaten Bangka Tengah

"Saya disebut orang gila pas itu, saya ajak teman-teman pengurus lainnya. Kita serasa orang gila beneran ternyata, karena kita ini tidak pernah berkebun, megang parang pun jarang jadi ketika kita membersihkan dan membuat akses jalan ini kita diolok-olok temanlah," kata Mantan Anggota DPRD Bangka Tengah 2004-2009 lalu.

Belum lagi, usaha untuk perizinan yang tak mudah perjuangannya, banyak rintangan yang Syahrial sudah lakukan sehingga Bukit Pinteir ini resmi dibuka pada bulan Juni 2020 lalu.

Namun dia bersyukur, usaha mereka juga dibantu oleh pemuda daerah kelurahan Kampung Dul yang memposting pemandangan Bukit Pintier dan komunitas pecinta alam dalam menginformasikan kepada masyarakat lewat sosial media.

"Awal kita mulai mengembangkan, lewat sosmed diposting anak-anak daerah sini jadi booming dan banyak pengunjung yang hadir, padahal kemarin belum siap tapi seadaanya. Kedepannya tentu akan kami kembangkan lagi, sudah ada rencana seperti pelestarian anggrek di atas, ada cottage dan kafe di atas nanti, ya semoga saja tercapai," harapnya.

Pemandangan di atas bukit Pinteir dan saat mendaki
Pemandangan di atas bukit Pinteir dan saat mendaki (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Selain itu, dengan semangat pria asli Kelurahan Kampung Dul ini juga menceritakan asal mula diberi nama Bukit Pinteir.

"Asal mulanya nama Bukit Pinteir, sebenarnya bukit ini ada tujuh, kalau bahasa Indonesia dilihat dari atas itu melintir, bahasa kampungnya pinteir dari orangtua kita dulu," kata Syahrial.

Antusias masyarakat juga sangat baik, sebulan saja bisa 4000 pengunjung yang datang untuk menyaksikan langsung keindahan pemandangan dari atas bukit ini.

( Bangkapos.com / Cici Nasya Nita )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved