Breaking News:

Berita Pangkalpinang

APBD 2021 Sudah Disahkan, DPRD Konsisten dan Komitmen WTP Tetap di Tangan Pangkalpinang

APBD Tahun Anggaran 2021 sudah disahkan kemarin dalam Rapat Paripurna Kedelapan Masa Persidangan Kesatu Tahun 2020 DPRD Kota Pangkalpinang

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  APBD Tahun Anggaran 2021 sudah disahkan kemarin dalam Rapat Paripurna Kedelapan Masa Persidangan Kesatu Tahun 2020 DPRD Kota Pangkalpinang, di ruang sidang Kantor DPRD Kota Pangkalpinang, Rabu (18/11/2020)

Dengan demikian, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza mengatakan, DPRD Kota Pangkalpinang konsiten dan komitmen agar Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) masih bisa diraih oleh Kota Pangkalpinang.

Sebagaimana seperti tahun lalu Kota Pangkalpinang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Tanggal akhir paripurna itu tanggal 30 November tetapi hari ini DPRD Kota Pangkalpinang sudah memparipurnakan itu ditanggal 18 November, nah ini suatu lompatan bahwa DPRD konsisten dan komitmen agar WTP tetap ditangan Pemerintah Kota Pangkalpinang," ungkap Abang Hertza kepada Bangkapos.com, Kamis (19/11/2020)

Menurutnya, DPRD hanya menggaris bawahi WTP itu harus didapatkan kembali.

"Memang kinerja pemerintah Kota yang dinilai untuk mendapatkan itu, tapi kita dari DPRD mengharapkan WTP itu harus dapat, karena pengesahan anggaran pun kita inginkan cepat dan itu menjadi satu indikator pengesahan anggaran harus tepat waktu, dan kita saat ini tepat waktu," jelas Abang Hertza.

Dia menyebutkan, dengan anggaran yang telah di sahkan oleh DPRD kepada para OPD, program dan kegiatannya harus menyentuh langsung kepada masyarakat serta tidak melaksanakan kegiatan besifat seremonial.

"Karena Kita tahu bersama bahwa anggaran 2021 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana pandemi covid 19 ini belum tahu kapan berakhirnya, dari sisi pendapatan asli daerah itu sangat turun drastis dari tahun-tahun sebelumnya hal ini bertolak belakang dengan semangat kita yang ingin membangun dan notabennya adalah Pangkalpinang sebagai Barometer dan ibu kota Provinsi Bangka Belitung," jelasnya

Abang Hertza berharap, Pangkalpinang terus tumbuh dan berkembang, namun disisi lain dirinya bersyukur bahwa efek dari pandemi covid-19 tersebut tidak begitu terdampak.

"Pangkalpinang pasti terdampak tetapi tidak terpuruk, ini yang memberikan semangat bahwa wa kita bisa survive di tahun depan," ucapnya

Bahkan, menurutnya untuk 2022 dirinya yakin dan percaya bahwa pemerintah Kota Pangkalpinang di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana Aklil bisa menggeliat menarik investor melakukan pembatasan anggaran yang memang bersifat seremonial dan tidak menyentuh kepada masyarakat.

"Saya pikir Pemerintah Kota Pangkalpinang akan merubah hal tersebut dikarenakan kita tahu bahwa regulasinya pun akan berubah yaitu adanya perubahan RPJMD Kota Pangkalpinang terutama di Tahun 2021-2022 dan 2023," sebut Abang Hertza.

( Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah )

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved