Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Berawal dari Hobi, Meri Yanti Tekuni Bisnis Kerajinan Rajut

Bincang Mitra Binaan BRI bersama Bangka Pos Grup menghadirkan owner M.Y Homemade, Meri Yanti, Kamis (19/11/2020).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Owner M.Y Homemade, Meri Yanti. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Bincang Mitra Binaan BRI bersama Bangka Pos Grup menghadirkan owner M.Y Homemade, Meri Yanti, Kamis (19/11/2020).

Ibu dua anak ini sejak sekolah Dasar (SD) memang sudah hobi bergelut di dunia kerajinan.

Berkat ide kreatifnya dalam mendesain kerajinan, ternyata berbuah manis hingga menarik perhatian warga.

"Awalnya hanya iseng-iseng bikin untuk sendiri,  seperti taplak meja, dompet dan lainnya hingga ada warga yang lihat dan pesan, dari sinilah saya mengambil peluang untuk jalani bisnis rajut ini," kata Meri.

Bisnis kerajinan tangan ini sudah ditekuninya sejak 2015 tahun yang lalu yang dikenal dengan brand M.Y Homemade, bahkan sebelum memulai bisnis rajut ia pun telah terjun ke dunia kerajinan lainnya seperti akrilik.

"Sebelumnya ada tetangga yang bisnis kerajinan akrilik jadi saya lihat dan coba-coba tetapi akrilik ini hanya musiman. Jadi setelah ini saya beralih memulai bisnis kerajinan rajut ini kebetulan tidak ada kerjaan, kebetulan ada teman yang bisa rajut jadi saya belajar," ungkap Meri saat Bincang Mitra Binaan BRI, Kamis (19/11/2020).

Hingga saat ini berbagai pesanan konsumen ia buat, mulai dari asesoris jilbab, masker, taplak meja, sarung bantal, tas, dan aksesoris lainnya.

Diakuinya untuk pengerjaan setiap kerajinan, ia bisa menghabiskan waktu mulai dari satu hari hingga satu bulan tergantung aksesoris yang dibuat.

"Kalau untuk aksesoris yang kecil bisa satu hari tetapi kalu untuk sarung bantal, tas atau pun yang pembuatannya lebih rumit bisa membutuhkan waktu selama kurang lebih satu bulan," sebut Meri.

Dengan membuat kerajinan ini ia merasa dapat menyalurkan kreatifitasnya, namun dalam membuat kerajinan ini tentunya perlu keahlian dan ketelitian khusus untuk mendapatkan hasil yang bagus dan rapi. 

"Kemarin pernah dibantu tetapi saya rasa hasil karya tangan setiap orang berbeda-beda jadi ini saya lebih memilih untuk bikin sendiri," ucapnya.

Produk rajut buatan M.Y Homemade yang dibuat Meri Yanti
Produk rajut buatan M.Y Homemade yang dibuat Meri Yanti (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Berbagai inovasi baru ia salurkan dalam produk kerajinannya dengan mengkombinasi berbagai motif di kerajinan sarung bantal ataupun tas, seperti memuculkan motif buah-buahan, bunga, dan lainnya.

Menurutnya jika memulai bisnis jangan takut untuk mencoba dan memulai, laku atau tidaknya itu urusan belakang.

Hingga saat ini kerajinan karya tangannya sudah dikenalkan di berbagai daerah, terutama wilayah Pangkalpinang.

Harga kerajinan di M.Y Homemade ini beragam tergantung jenis produk, yakni mulai dari Rp 5 ribu untuk aksesoris jilbab, Rp100.000 sampai Rp 500.000 untuk dompet dan tas, hingga Rp 1,2 juta untuk satu set sarung bantal dan taplak meja.

Disamping itu, ia pun menjamin kepuasan pelanggan yang sudah berbelanja produk di M.Y Homemade.

"Misalkan produk rusak saya tangung perbaikannya tanpa dipungut biaya khusus pembeli di M.Y Homemade, tetapi jika beli produknya di luar M.Y Homemade kita kenakan biaya untuk perbaikannya," kata Meri.

Nah bagi Anda yang ingin melihat produk kerajinan atau memesan langsung bisa hubungi langsung 085379200310, facebook @danindahabibi atau datang langsung ke rumah M.Y Homemade di Jln.Masjid Assalam, Kace.

( Bangkapos.com / Sela Agustika )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved