Breaking News:

Banyak Ditolak di Dalam Negeri, Jokowi Pede Promosi UU Cipta Kerja di APEC Business Council Advisory

Banyak Ditolak di Dalam Negeri, Jokowi Pede Promosi UU Cipta Kerja di APEC Business Council Advisory

Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/5/2020). 

Kedua, pungutan liar dan korupsi dipotong dalam UU Cipta Kerja.

Hal itu dengan cara mengintegrasikan seluruh proses perizinan ke dalam sistem perizinan elektronik melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Ketiga, kegiatan usahan dan berinvestasi makin dipermudah.

Pembentukan perseroran terbatas dibuat lebih sederhana dan tidak lagi ada pembatasan modal minimum.

"Pengadaan tanah dan lahan bagi kepentingan umum dan investasi jauh lebih mudah," terang Jokowi.

Keempat, berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas semakin dipermudah. Selain itu juga semakin menarik dengan adanya berbagai fasilitas dan insentif.

Kelima, Indonesia juga membentuk lembaga sofereign wealth fund yang akan mengelola dan menempatkan sejumlah dana dan/atau aset negara secara langsung maupun tidak langsung.

Serta juga melakukan kerja sama dengan pihak ketiga.

Keenam, UU Omnibus Law disebutkan melindungi dan meningkatkan peran pekerja dalam mendukung investasi di Indonesia. Termasuk memberikan kepastian hukum dalam pengaturan tentang upah minimum dan besaran pesangon.

Jokowi juga menjelaskan bahwa saat ini juga tengah menggenjot penyelesaian aturan turunan. Kemudahan berusaha tersebut juga diharapkan dapat mengungkit pertumbuhan ekonomi ke depan.

"Saya yakin para pengusaha serta pelaku bisnis domestik dan internasional akan merasakan efek positif dari berbagai potensi dan insentif dari kebijakan ekonomi yang dikeluarkan Indonesia di masa pandemi," jelas Jokowi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Jokowi promosi UU Cipta Kerja di APEC Business Council Advisory 2020.

Editor: M Zulkodri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved