Breaking News:

Berita Sungailiat

BNNK Bangka Sambangi Sekolah Gencar Sosialisasikan Lawan Narkoba

Penyumbang angka tertinggi penyalahgunaan narkoba terdiri dari pengangguran, pekerja, dan bahkan remaja berstatus pelajar.

(fto/Ist BNNK)
BNNK Bangka saat menggelar program pencegahan seperti sosialisasi dan diseminasi informasi, penyalahgunaan narkotika di SMK Yapenkos, Belinyu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebagai satu di antara perwakilan pemerintah pusat maupun daerah, demi mencegah penyalahgunaan narkotika, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka terus menggencarkan program-program pencegahan. Hal ini terus dilakukan, mengingat angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang dinilai kian tidak terbendung.

Kepala BNNK Bangka Eka Agustina, kepada Bangka Pos, Sabtu (21/11/2020) mengatakan, penyumbang angka tertinggi penyalahgunaan narkoba terdiri dari pengangguran, pekerja, dan bahkan remaja berstatus pelajar.

Untuk itu, pihaknya terus gencar menggelar program pencegahan seperti sosialisasi dan diseminasi informasi, hingga ke pelosok desa, lingkungan pemerintah, komponen masyarakat serta lingkungan pendidikan.

Baca juga: Kenalan di MiChat Ayu Driver Ojol Pangkalpinang Dibunuh, Pelaku Ditembak Berikut Fakta Lengkapnya

"Kami beberapa waktu yang lau, juga telah melakukan edukasi dan informasi, yang diberikan kepada peserta didik di SMK Yapenkos Belinyu," jelasnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan edukasi yang mereka laksanakan tersebut, dikemas dalam bentuk sosialisasi. Dengan tujuan sebagai langkah pendekatan kepada peserta didik berusia remaja agar lebih mudah diterima dan dicerna.

"Kita di BNNK Bangka akan terus melakukan kegiatan-kegiatan edukasi yang bersifat jemput bola. Seperti juga ke desa-desa, ke kantor-kantor, bahkan ke sekolah-sekolah," terangnya.

Dia menyebutkan, di dunia pendidikan, SMK Yapenkos juga merupakan salah satu sekolah binaan BNNK Bangka. Dalam hal penerapan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Belinyu.

Kepala Sekolah dan perwakilan guru SMK Yapenkos, dikatakannya, telah dikukuhkan sebagai penggiat anti narkoba di lingkungan pendidikan untuk wilayah Belinyu.

"Itu artinya, sudah waktunya SMK Yapenkos memperkuat pertahanan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah," harap Eka.

Sementara itu, peserta didik yang menjadi sasaran sosialisasi di SMK Yapenkos, terbukti sangat kooperatif, responsif dan kritis dalam menerima materi dari BNNK Bangka.

Hal ini dibuktikan, dengan antusiasnya peserta didik yang mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan para narasumber terkait permasalahan narkoba.

Dirinya pun berharap, para siswa dan tenaga pendidik di SMK Yapenkos agar dapat senantiasa mengedepankan garda pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Semoga SMK Yapenkos menjadi sekolah teladan dan percontohan sebagai sekolah Bersinar, yakni bersih dari narkoba," pungkasnya.

(Bangka Pos/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved