Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dosen Psikologi IAIN SAS Babel Beberkan Faktor Penyebab Orang Melakukan Kejahatan

Kasus kejahatan pembunuhan kembali terjadi baru-baru ini di kota Pangkalpinang yang sangat menghebohkan warga Kota Pangkalpinang.

bangkapos.com
Dosen Prodi Psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu Kurniawan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus kejahatan pembunuhan kembali terjadi baru-baru ini di kota Pangkalpinang yang sangat menghebohkan warga Kota Pangkalpinang.

Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu Kurniawan mengatakan terkait tindakan kejahatan yang dilakukan oleh sesorang disebabkan oleh banyak macam faktor.

Dia mengungkap dari sisi psikologi beberapa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan kejahatan, di antaranya pola asuh yang salah, lingkungan atau kondisi sosial politik yang tidak kuat, pengalaman trauma masa lalu, motif kejahatan atas dorongan tertentu, pengaruh obat obatan, dan lainnya.

Dikatakan wahyu, penelantaran konsep pengasuhan biasa menciptakan suatu pandangan hidup seseorang akan bermakna atau tidak

"Jika penuh akan makna maka seseorang akan berpikir melakukan tindak kejahatan," ungkap Wahyu, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Kenalan di MiChat Ayu Dirayu hingga Dihabisi, Pembunuhnya Abdullah Yahya Dibekuk di OKI

"Sementara itu tidak tersedianya lapangan kerja, banyaknya pengangguran, ruang-ruang pencaharian di persempit maka peluang berbuat jahat akan meningkat dan gangguan psikologis, perilaku sadisme dan lainnya, maka banyak faktor tergantung kasusnya," kata Wahyu.

Dia menyebutkan bentuk kejahatan yang dilakukan seseorang ada yang sifatnya langsung dan tidak langsung.

"Kasus-kasus kejahatan seperti ini diperlukan pemeriksaan lanjut oleh kepolisian dan biasanya ada dibidangnya seperti, kriminologi, psikologi sosial yang kerap mendalami motif motif kejahatan dan para psikolog forensik yang kerap diminta pendalaman pemeriksaan bagi pelaku dan korbannya," tutur Wahyu.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved