Breaking News:

Virus Corona

Ekspor Produk Perikanan Belitung Bangkit di Tengah Pandemi

Ekspor produk perikanan Belitung bangkit di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: Dedy Qurniawan
dok.bangkapos.com
Ilustrasi- Hasil rajungan nelayan langsung direbus dan diantar ke Mambalong untuk diambil isinya. Rajungan merupakan satu di antara produk perikanan Belitung yang diekspor ke berbagai negara tujuan. 

Pihaknya berkomitmen menjaga serta menggerakkan usaha sektor perikanan di masa pandemi covid-19.

Selain itu, sektor pengolahan juga dipandang sebagai bagian penting dari industri perikanan.

Dibutuhkan peran pemerintah daerah agar terus menjaga iklim usaha ketika pandemi covid-19.

Dengan demikian, ketersediaan lapangan kerja, perkembangan industri rumah tangga dan usaha mikro kecil dapat terus terjaga positif.

"Kami harapkan multiflier effect usaha sektor perikanan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya.

Baca juga: Sektor Pertanian dan Perkebunan Jadi Penyelamat di Tengah Pandemi

Ada pandemi, ekspor produk perikanan malah naik

Melangsir kontan.co.id Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan, ekspor produk perikanan masih mencatat kenaikan di tengah pandemi Covid-19. Sejak awal tahun hingga September 2020, ekspor dari sektor perikanan mencapai US$ 3,67 miliar.

"Apabila kita melihat kinerja ekspor dari perikanan di tengah pandemi Covid-19 kita patut bersyukur karena nilai ekspor Januari-September 2020 mencapai US$ 3,67 miliar dolar AS, naik 7,92% dibanding periode lalu," ujar Edhy dalam Jakarta Food Security Summit-5 seperti dikutip kontan.co.id, Kamis (19/11).

Dia menambahkan, produk perikanan yang paling banyak diekspor antara lain udang sebesar 39,78%, tuna/cakalang/tongkol sebesar 14,07%, cumi/sotong/gurita sebanyak 8,8T, rajungan/kepiting sebesar 7,13% dan rumput laut sebanyak 5,51%.  

Sedangkan, negara tujuan utama ekspor perikanan ini antara lain Amerika Serikat dengan porsi 40,82%, China sebesar 15,41%, Jepang 11,76%, negara ASEAN 1,67% dan Uni Eropa sebesar 5,75%.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved