Breaking News:

Advertorial

Hasil Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2020, Akses Internet Makin Terjangkau

Siaran Pers No.149/HM/KOMINFO/11/2020 Jum’at, 20 November 2020 Tentang Hasil Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2020, Akses Internet Makin Terja

infokomputer.grid.id
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate 

BANGKAPOS.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Siberkreasi dan Katadata merilis hasil Survei Literasi Digital Nasional 2020. Berdasarkan pengukuran literasi digital di 34 provinsi di Indonesia, responden menyatakan akses internet semakin cepat, terjangkau dan tersebar sampai ke pelosok.

Sebagian besar masyarakat juga menggunakan internet ini untuk berkomunikasi melalui pesan singkat, melakukan aktivitas di media sosial, serta menonton video secara online.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa hasil survei ini sejalan dengan perubahan aktivitas masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

“Hampir semua kegiatan kita yang tadinya kita lakukan di ruang fisik bisa dilakukan di ruang digital, dan ini juga meningkat kalau kita melihat laporan belanja online meningkat pada saat terjadinya pandemi,” ujarnya dalam Konferensi Pers pemaparan hasil Survei Literasi Digital Nasional 2020, di Hotel Harris, Jakarta, Jum’at (20/11/2020).

Dirjen Aptika menekankan bahwa yang perlu diperhatikan dalam melakukan literasi adalah kepada siapa saja harus diliterasi, apa yang harus diberikan dan bagaimana proses literasi berlangsung.

“Karena tujuan daripada literasi bahwa ada transfer knowledge yang diberikan kepada masyarakat, sekarang kita juga sedang menyusun strategi roadmap-nya,” tandasnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Ist)

Masifkan Literasi Digital

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedi Permadi menyatakan ada tiga aspek penting yang perlu diperhatikan dalam literasi digital di Indonesia. Pertama, ruang digital semakin intensif dipakai oleh masyarakat Indonesia. Kedua, ada tantangan yang sampai saat ini semakin besar apalagi di tengah pandemi Covid-19. "Serta, ketiga dibalik tantangan tersebut ada peluang potensi yang tidak kalah besar," ungkapnya.

Mengutip hasil Survei APJII beberapa hari sebelumnya, Juru Bicara Dedi Permadi menyatakan ada 196,71 juta pengguna internet di Indonesia atau sekitar 73,7% dari total penduduk, “Ini menunjukkan ada lompatan pengguna internet dan media sosial di Indonesia. Artinya kita sebagai bangsa semakin intensif menggunakan ruang digital kita,” ujarnya.

Menurut Juru Bicara Kementerian Kominfo, saat masyarakat semakin intensif menggunakan ruang digital ada tantangan luar biasa besar yang juga sedang dihadapi saat ini, salah satu tantangannya terkait konten negatif seperti hoaks, disinformasi, konten pornografi, atau perjudian.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved