Breaking News:

Kisah Letusan Merapi yang Tak Disangka-sangka 26 Tahun Lalu

ahukah Anda, hari ini tepat 26 tahun kejadian Gunung Merapi meletus pada 22 November 1994. Begini kisahnya.

DOK | DEDI H PURWADI.
Suramto terus mencatat perkembangan visual letusan Merapi, di teras Pos Plawangan, Kaliurang. Kisah letusan Merapi yang tak disangka-sangka 26 tahun lalu. 

BANGKAPOS.COM- Aktivitas Gunung Merapi semakin meningkat belakangan ini.

Status Gunung Merapi meningkat dari Waspada (level 2) menjadi Siaga (level 3) sejak 5 November lalu.

Jalur evakuasi pun sudah disiapkan,

Peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Merapi terus meningkat hingga periode Jumat (13/11/2020) hingga Kamis (19/11/2020) dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, Jumat (20/11/2020).

Kisah Letusan Gunung Merapi 22 November 1994, Tepat 26 Tahun Lalu

Tahukah Anda, hari ini tepat 26 tahun kejadian Gunung Merapi meletus pada 22 November 1994.

Waktu itu kubah lava di puncak barat tiba-tiba runtuh. Ambrolnya kubah lava itu memicu luncuran awan panas menuju hulu Kali Krasak.

Namun karena aliran penuh material, luncuran awan piroklastika atau wedhus gembel (awan panas) berbelok ke hulu Kali Boyong. Permukiman penduduk di kaki bukit Turgo dan Kaliurang Barat terbakar.

Petaka itu datang tak disangka-sangka. Luncuran awan panas juga terus terjadi susul menyusul. Di kaki bukit Turgo, petaka mengerikan terjadi. Puluhan orang bergelimpangan tewas.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved