Breaking News:

Pilkada Bangka Tengah

KPU Bangka Tengah Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara dengan Protokol kesehatan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah mengelar simulasi pemungutan, perhitungan suara dan Sistem Informasi Rekapitulasi di Padang Baru

Dok/Marhaendra Juliansyah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah mengelar simulasi pemungutan, perhitungan suara dan Sistem Informasi Rekapitulasi dan sesuai dengan Prokes di Padang Baru Kecamatan Pangkalanbaru Bangka Tengah pada Sabtu (21/11/2020) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah mengelar simulasi pemungutan, perhitungan suara dan Sistem Informasi Rekapitulasi di Padang Baru Kecamatan Pangkalanbaru Bangka Tengah pada Sabtu (21/11/2020).

"Pemungutan suara ini simulasi tingkat nasional, untuk Provinsi Bangka Belitung dan Alhamdulillah Kabupaten Bangka Tengah yang dipercaya menyelenggarakan simulasi pemungutan dan perhitungan suara," kata Divisi Teknis Penyelenggara KPU Bangka Tengah Marhaendra Juliansyah saat dikonfirmasi oleh Bangkapos.com melalui telepon, Minggu (22/11/2020).

Diakui oleh Marhaendra  simulasi  pemungutan dan perhitungan suara seperti pada umumnya. Namun, ada 12 hal yang baru dikarenakan pada masa pandemi Covid-19.

"12 hal yang baru, kalau dulunya seperti C6 yakni pemilih sudah diatur jam pencoblosan untuk mengantisipasi supaya tidak menumpuk di jam-jam tertentu. Selain itu pemilih wajib menggunakan masker, pemilih dicek suhu tubuh, wajib cuci tangan, pemilih diberi sarung tangan, di TPS disediakan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuh diatas standar, penyelenggara (KPPS) harus dirapid tes sebelum bertugas, penyelenggara wajib menggunakan alat protokol kesehatan, setiap berkala TPS dilakukan penyemprotan, dan simulasi pengunaan Sirekap," jelasnya.

Dikatakan Marhaendra yang datang pada simulasi adalah yang mengadakan pilkada di beberapa kabupaten di Bangka Belitung seperti Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Bangka Barat.

"Harapan kami dengan diterapkannya protokol Kesehatan di seluruh TPS yang melaksanakan pilkada, jadi pemilih tidak takut atau ragu untuk datang ke TPS dan sangat-sangat aman untuk pencegahan penyebaran Covid-19," harapnya.

Selain itu, KPU juga menyediakan baju hazmat apabila ada pemilih yang pingsan dan petugas KPPS segera melakukan tindakan menghubungi Gugus Tugas.

"Sangat antusias warga datang untuk melihat, penyelenggara pemilu kita juga datang, penyelenggara dari luar dan stake holder untuk melihat dan sangat aman," ungkap Marhaendra.

Marhaendra mengimbau kepada pemilih jangan khawatir untuk datang ke TPS dan sangat aman karena menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat pada tanggal 9 Desember nanti.

( Bangkapos.com / Widodo )

Penulis: Widodo
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved