Breaking News:

Berita Bangka Tengah

UMKM Desa Kurau Barat Terganggu saat Pandemi, Pemdes Kampanyekan Potensi Wisata Desa di Medsos

Perekonomian masyarakat pedesaan di tengah pandemi Covid-19 sangat terganggu, tidak terkecuali di Desa Kurau Barat Kecamatan Koba.

Ist/Elian
Kepala Desa Kurau Barat, Elian (baju putih) bersama wakil Ketua MPR RI saat sosialisasi 4 pilar di Desa Kurau Barat 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Perekonomian masyarakat pedesaan di tengah pandemi Covid-19 sangat terganggu, tidak terkecuali di Desa Kurau Barat Kecamatan Koba.

Meskipun masyarakat Kurau Barat sangat mengandalkan UMKM dari olahan makanan laut yang diperoleh oleh nelayan, nampaknya saat ini tidak begitu memberikan pengaruh besar terhadap ekonomi masyarakat di situasi pandemi.

"Ekonomi masyarakat di tengah pandemi cukup terganggu, terutama di sektor UMKM, karena permintaan yang jauh berkurang, nelayan pun cukup terdampak, karena permintaan bahan produksi UMKM pun menurun," ungkap Kepala Desa Kurau Barat, Elian kepada Bangkapos.com.ungkap Elian, Minggu (22/11/2020).

Diakuinya, sektor utama masyarakat Kurau Barat adalah perikanan laut dan UMKM, namun banyak profesi masyarakat yang terganggu saat ini.

"Sektor utama di Desa Kurau Barat perikanan laut dan UMKM. Ketika pandemi, masyarakat Kurau Barat yang profesinya terganggu selama pandemi banyak yang beralih kembali ke laut ataupun bertani bagi yang memiliki lahan," kata Elian.

Menurutnya, strategi dari pihak pemerintah desa (pemdes) di tengah situasi saat ini untuk tetap menghidupkan ekonomi masyarakat.

"Strategi pihak pemerintah desa (pemdes) selain melaksanakan perintah pemerintah pusat, provinsi, kabupaten mengenai penyaluran bantuan tunai kepada warga. Kami ikut berperan aktif dalam sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19, baik itu informasi, anjuran, pemberian masker, multivitamin, koordinasi dengan tim gugus covid kabupaten dan provinsi," jelas Elian.

Hal tersebut bisa tercerminkan juga dengan dianggarkannya kegiatan penanganan pandemi covid pada APBDes Kurau Barat tahun anggaran 2020. 

"Kami bersama para pelaku UMKM dan  pariwisata desa juga terus mengkampanyekan potensi wisata di media sosial mainstream," kata Elian.

( Bangkapos.com / Widodo )

Penulis: Widodo
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved