Breaking News:

Mayat dalam Karung

Pengakuan Pelaku Pembunuh Ayu Carla, Dihantui Wajah Korban, Jual Motor untuk Beli Sabu-sabu

Dengan bejalan terpicang-pincang, Abdullah Yahya (32) digelandang Tim Naga dan Sahbara Polres Pangkalpinang, saat dihadirkan pada jumpa pers

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Konferensi pers pelaku pembunuh Ayu (29) di Penginapan Dewi Resident II, Kacangpedang, Kota Pangkalpinang, Senin (23/11/2020) 

BANGKAPOs.COM , BANGKA --  Dengan berjalan terpicang-pincang, Abdullah Yahya (32) digelandang Tim Naga dan Sahbara Polres Pangkalpinang, saat dihadirkan pada jumpa pers, di Polres Pangkalpinang, Senin (23/11/2020).

Kegiatan jumpa pers terkait tersangka pembunuhan Ayu Carla (29) ini dipimpin oleh Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana didamping Kabag Ops AKP Johan Wahyudi, Kasat Reskrim AKP Adi Putra, serta Kasubbag Humas AKP Agus Widodo dan KBO Reskrim Ipda Imam,di Halaman Polres Pangkalpinang, Senin (23/11/2020).

Abdullah Yahya (32) mengaku mengenal korban melalui aplikasi pertemanan Michat. Sebelum tertangkap, Ia mengaku merasa dihantui perasaan bersalah.

Kemana pun dirinya berlari seolah-olah, wajah pelaku selalu hadir di setiap waktu.

"Karena saya membunuh korban, korban melihat saya sebelum dia tewas. Saya terbayang wajah korban setiap bangun tidur, dan dihantui," kata Abdullah Yahya, kepada Bangkapos.com, sebelum jumpa pers di Polres Pangkalpinang, Kamis (23/11/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS, Yahya Tersangka Pembunuh Ayu Carla Dihadirkan Saat Jumpa Pers di Polres Pangkalpinang

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Karung Terbukti Sadis, Ayah Korban Ingin Balaskan Rasa Sakit Korban

Ia juga mengaku, sebagai pegawai bank dengan penghasilan besar, dilakukan untuk meyakinkan korban. Selama pelarian hasil-hasil kejahatan pelaku berupa penjualan HP dan motor digunakan untuk membiayai hidup selama pelarian 

"Biaya hidup selama pelarian, dan saya juga menggunakan uang tersebut untuk beli sabu-sabu," kata Yahya. 

Yahya mengeksekusi korban, di atas kasur di penginapan Dewi Residence II Kacangpendang, Kota Pangkapinang, dengan menggunakan bantal, sampai korban meninggal dunia.

"Iya, sebelum peristiwa itu terjadi, saya bersama korban duduk di kamar penginapan tersebut, awalnya hanya ngobrol-ngobrol biasa," ungkap Yahya 

Pelaku dan korban sempat cekcokan, dan rebutan handphone milik korban. Pelaku mengambil hp milik korban untuk dijual oleh pelalu.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved