Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bangka Belitung Kembali Ekspor 10,7 Ton Lidi Nipah ke Pakistan 

Bangka Belitung kembali ekspor lidi nipah ke Pakistan sebanyak 10,7 ton melewati pelabuhan Pangkalbalam sekitar pukul 09.00 WIB

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Ist/Elfiyena
Lidi nipah sebanyak 10,7 ton dari Bangka Belitung siap diekspor ke Pakistan. Lidi nipah tersebut dikemas dalam karung yang diangkut dalam peti kemas, di Pelabuhan Pangkalbalam sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (24/11/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bangka Belitung kembali ekspor lidi nipah ke Pakistan sebanyak 10,7 ton melalui Pelabuhan Pangkalbalam sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (24/11/2020). 

Sebelumnya, produk sampingan hutan nipah berupa lidi ini juga pernah diekspor ke Nepal sebanyak 12 ton.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman sangat mendukung dan berharap kegiatan ekspor komoditas ini terus berkelanjutan (continue).

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bangka Belitung, Elfiyena mengatakan komoditas lidi nipah yang diekspor ini berasal dari Kota Kapur, Mendobarat, Kabupaten Bangka.

"Iya ini masih dari Kota Kapur, kita berharap kalau bisa desa-desa lain juga mendukung. Mereka juga sudah dilatih, maka support lah perekonomian kita lewat komoditas alternatif ini," jelas Elfiyena saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Ekspor lidi nipah ke Pakistan sebanyak 10,7 ton melalui Pelabuhan Pangkalbalam sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (24/11/2020).
Ekspor lidi nipah ke Pakistan sebanyak 10,7 ton melalui Pelabuhan Pangkalbalam sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (24/11/2020). (Ist/Elfiyena)

Lebih lanjut, pemerintah provinsi terus berupaya mencari komoditas alternatif untuk meningkatkan perekonomian daerah.

"Ini salah satunya, lidi ini masih gelondongan diekspor. Kita berusaha bagaimana lidi ini kita olah menjadi kerajinan sehingga nilai ekonomis lebih tinggi lagi. Kita sudah mulai pelatihan," kata Elfiyena.

Diharapkan dengan hasil pelatihan yang telah diberikan kepada masyarakat ini, produktivitas kerajinan lidi nipah akan terus didorong atau dioptimalkan.

"Kedepannya, kita akan terus mencari peluang-peluang ekspornya, kita rencana akan ekspor ke Amerika kalau lidi nipah sedangkan kerajinan akan ekpor ke Jepang," ungkap Elfiyena.

( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved