Breaking News:

KENALI Gejala Tuberkulosis pada Anak-anak dan Orang Dewasa

Penyebaran TB paru-paru tersebut diketahui bisa semakin berat apabila sang penderita melakukan batuk, bersin, ataupun tertawa.

Penulis: tidakada003 | Editor: Edi Yusmanto
Shutterstock
Ilustrasi TBC, tuberkulosis 

Berikut penjelasannya:

1. Kombinasi antibiotik

Biasanya langkah ini dilakukan dengan kombinasi 4 jenis antibiotik. Untuk TB kategori aktif, pengobatan perlu dilakukan secara bekesinambungan selama 6 bulan.

Setelah itu, dilakukan tes untuk memastikan apakah kuman TB sudah menghilang atau belum. Jika belum, pengobatan kemudian dilajutkan lagi selama 2-3 bulan.

Sedangkan untuk mengobati TB yang masuk kategori laten, pengobatan hanya dilakukan dengan 1 jenis antibiotic selama 9 bulan. Hal ini dilakukan untuk mencegah laten menjadi aktif.

2. Makan makanan bergizi

Makan yang sehat dan bergizi diyakini akan membantu meningkatkan kekebalan badan, sehingga infeksi kuman TB bisa dikontrol sampai eradikasi atau pengobatan selesai.

3. Cukup istirahat

Istirahat sangat berguna untuk meningkatkan situasi kondisi yang lagi terserang oleh kuman TB.

Kunci pengobatan penyakit TB sangat bergantung pada proses awal. Dengan kata lain, apabila mengalami gejala- gejala TB, seseorang atau seorang anak lebih baik segera diperiksakan ke dokter.

Kalau memang terinfeksi oleh kuman TB, pengobatan bisa dimulai dan proses penyebaran bisa diputus sedini mungkin. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beda Gejala Tuberkulosis pada Anak-anak dan Orang Dewasa"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved