Jumat, 1 Mei 2026

Berita Sungailiat

Nelayan Matras Ungkapkan Harapannya Usai Dikunjungi Gubernur Erzaldi Rosman

Untuk pak gubernur, dengarlah aspirasi kami nelayan. Berbuatlah sesuai RZWP3K, seperti kata dia (gubernur), kemarin kan

Tayang:
Editor: khamelia
Bangkapos.com / Edwardi
Para istri nelayan memasak untuk lauk makan siang para nelayan yang bertahan di pondok-pondok nelayan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terkait kedatangan Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman ke pesisir Pantai Matras beberapa waktu lalu, sejumlah harapan muncul dari para Nelayang Matras yang bertambat di pantai tersebut.  

Seperti halnya yang diungkapkan Yaman, relawan masyarakat Nelayan Matras, kedatangan Gubernur Bangka Belitung bersama ketua dan anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, diharapkan dapat segera menyelesaikan polemik operasional kapal isap produksi (KIP) bersama masyarakat nelayan sekitar, tersebut.

"Untuk pak gubernur, dengarlah aspirasi kami nelayan. Berbuatlah sesuai RZWP3K, seperti kata dia (gubernur), kemarin kan. Di (RZWP3K) itukan ada poin-poin fatal," jelasnya kepada Bangka Pos, Selasa (24/11/2020).

"Di RZWP3K itu, kawasan umum jelas tidak bisa ditambang. Nyata itu di RZWP3K itu," lanjut Yaman.

Ia menginginkan, gubernur dapat bertindak seadil-adilnya bagi masyarakat, khususnya masyarakat nelayan yang hingga saat ini masih bertahan di pesisir pantai. Ia juga berharap, aktivitas KIP di Pantai Matras dapat dihentikan.

Yaman juga mengungkapkan keinginannya, bertanya kepada Gubernur Bangka Belitung. Ketika berjumpa dengan mereka, yakni kapan gubernur benar-benar menghentikan aktivitas KIP terkait yang beraktivitas di zona tangkap nelayan.

"Ini malah bertambah lagi. Tidak hanya di sini, tapi juga di perairan Aik Antu, Bedukang. Ini benar-benar membuat kami nelayan kehilangan zona tangkap kami, di laut," tutupnya.

(Bangka Pos/Ramandha)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved