Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Putri Bangka Belitung Juara Tiga MTQ Tingkat Nasional, Begini Sosok Mayang

Perasaan bahagia menyelimuti gadis cilik asal Mendobarat Kabupaten Bangka, Mayang Hindia Putri.Cita-cita sisiwi bangku kelas 6 sekolah dasar (SD)..

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
Putri Bangka Belitung Juara Tiga MTQ Tingkat Nasional, Begini Sosok Mayang
istimewa
Mayang Hindia Putri (10) juara Moroththilah terbaik harapan 3 MTQ Tingkat Nasional ke-28 di Kota Padang, Sumatera Barat tahun ini perwakilan Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Perasaan bahagia menyelimuti gadis cilik asal Mendobarat Kabupaten Bangka, Mayang Hindia Putri.

Cita-cita sisiwi bangku kelas 6 sekolah dasar (SD) yang sejak dulu ingin sekali naik pesawat, kini sudah terpenuhi berkat sebuah prestasi yang diraihnya.

Berbekal ilmu mengaji yang sudah dipelajarinya sejak kecil, di usianya yang saat ini menginjak 10 tahun, Mayang berhasil menyabet Juara Muroththilah terbaik 1 pada MTQ ke-8 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan ikut mewakili Babel pada ajang MTQ Tingkat Nasional di Padang - Sumatera Barat.

"Alhamdulillah seneng banget waktu menang jadi juara 1 tingkat propinsi dan bisa mewakili tingkat nasional dan juga bisa naik pesawat," kata Mayang dalam nada bahagia, Selasa (24/11/2020) saat dihubungi melalui telepon seluler.

Ibarat buah jatuh tak jauh dari pohonnya, peribahasa klasik ini sangat pas disandingkan pada prestasi yang diraih Mayang. Pasalnya orangtuanya, Ibu Dian Maryanti juga seorang qoriah nasional.

Sejak dinobatkan menjadi juara dan mewakili Babel pada tingkat nasional ia pun rutin untuk terus mengasah kemapuan tilawahnya.

"Setiap hari abis Sholat Ashar dan magrib saya selalu latihan ngulang bacaan, terus setiap Sabtu Minggu di rumah dinas gubernur kita juga dibina untuk pelatih nasional," kata Mayang.

Berkat kerja keras dan usahanya selama belajar Al-Quran, ia pun berhasil meraih Juara Moroththilah terbaik harapan 3 MTQ Tingkat Nasional ke-28 di Kota Padang, Sumatera Barat tahun ini.

Diakui Ibunya Dian, di usia Mayang yang masih muda, sejak Kelas 1 SD ia pun sudah mulai belajar ke Al-Quran.

"Untuk belajar ngaji memang sudah sejak kecil, ikut saya yang kebetulan mengajar di TPA dan kelas1 SD dia sudah pindah ke Al-Quran atau lulus Iqro 6 ," kata ibunya, Dian.

Sementara itu, dia juga pernah dinobatkan sebagai peserta wisuda tercilik TKA-TPA BKPRMI Kecamatan Mendobarat dan sudah menyelesaikan khataman Quran sejak Tahun 2016 lalu.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini memiliki cita-cita mulia yang sama dengan ibunya yakni ingin menjadi guru. "Ingin menjadi guru biar bisa saling berbagi ilmu kepada sesama," ucap Mayang.

Tak hanya itu, sejak pulang dari Padang kemarin, ia pun terus termotivasi untuk menambah hafalan surah Quran. "Kedepannya nek nambah hafalan surah, karena sekarang baru hafal surah pendek saja, dan lebih giat lagi belajar tilawah biar bisa kayak ibu dan semoga bisa umroh lewat lantunan ngaji ini," harapnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved