Virus Corona di Bangka Belitung
UPDATE Covid-19 di Babel, Warga Terkonfirmasi Positif Bertambah hingga Dua Bocah Dinyatakan Positif
Hingga Senin (23/11/2020) tercatat sudah 893 orang yang terkonfirmasi positif virus mematikan ini
Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jumlah warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terkonfimasi positif Covid-19 terus bertambah.
Bahkan angkanya kini kian mendekati 1000 orang.
Hingga Senin (23/11/2020) tercatat sudah 893 orang yang terkonfirmasi positif virus mematikan ini atau bertambah 11 orang dari Minggu (22/11/2020).
Dengan jumlah total warga meninggal dunia 12 orang.
Berikut datanya:
- Kasus Baru: 11 orang
- Sembuh: 765 orang
- Meninggal Dunia: 12 orang
- Terkonfirmasi: 893 orang
Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, kembali mengabarkan adanya tambahan 4 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, Senin (23/11/2020).
Dia mengungkapkan, pasien dinyatakan sembuh, yakni berinisial Ny (6) yang merupakan pasien berstatus transmisi lokal. Ny, diketahui berasal dari Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip.
"Pasien kedua, inisial Hs, umur 53 tahun. Alamatnya di Jalan Anggrek, Batam Kota, Kabupaten Batam Provinsi Kepulauan Riau. Dia berstatus, imported case (pendatang)," jelasnya.
Ia melanjutkan, pasien selanjutnya yang dinyatakan sembuh, Sa (34). Transmisi lokal, beralamat di Dusun Bedukang, Desa deniang, Kecamatan Riau Silip.
Kemudian, inisial Vbk (5), berstatus transmisi lokal. Vbk juga berasal dari Bedukang.
Dari penambahan 4 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, total pasien sembuh di Kabupaten Bangka, hingga saat ini berjumlah 225 orang.
Dengan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 241 orang.
"Yang masih diisolasi di rumah sakit dan karantina di balai diklat BKPSDMD provinsi dan asrama haji Babel, sejumlah 16 orang," katanya.
Sementara itu, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Bangka, dikatakannya, saat ini mencapai 93,36 persen.
Hingga saat ini, upaya yang dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Bangka, menurutnya, melalui puskesmas telah dilakukan sejumlah tracing, tracking dan treatment kepada orang yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
"Seperti keluarga dan kontak lainnya. Upaya dari BPBD Bangka adalah penyemprotan disenfektan diradius 100 meter dan sosialisasi penegakan disiplin penggunaan masker sesuai Perbub Nomor 50 tahun 2020," sebut Boy.
Ia juga menuturkan, adanya tindakan yang diberikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.
Seperti akan diterapkannya peringatan serta bagi tempat penyedia usaha akan diberi teguran dan sanksi.
Sementara itu, penggunaan masker di masyarakat, dinilainya sudah cukup tinggi.
Sosialisasi penerapan prokes Covid-19, juga telah dilakukan pihaknya bersama Polres Bangka, TNI, para relawan serta Satpol PP Kabupaten Bangka.
"Semoga masyarakat bisa.membiasakan menggunakan masker setiap melakukan kegiatan di luar rumah. Dan 3M selalu dilakukan dengan baik. Doakan Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona hijau," harapnya.
Belitung Bertambah 7 Orang
Pasien Covid -19 di Kabupaten Belitung bertambah lagi. Tujuh orang, Senin (23/11/2020) dinyatakan positif mengidap virus berbahaya yang dimaksud.
Penambahan pasien ini menambah catatan suram di Negeri Laksar Pelangi, sehingga totalnya menjadi mencapai 39 orang.
Tujuh orang terpapar covid-19 tersebut, perempuan 34 tahun berinisial RH.
Pasien Nomor 0620 itu, adalah seorang tenaga medis di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung. Perempuan ini, memiliki riwayat perjalanan ke Palembang.
Seusia pasien RH, perempuan berusia 38 tahun, inisial AN atau disebut pasien 1851 dan lelaki berusia 68 tahun, inisial SU atau pasien 1852.
Pasien ini adalah Warga Desa Buluh Tumbang. Hanya saja untuk pasien ini memiliki riwayat kencing manis.
Kemudian, pasien terpapar Covid-19 yaitu perempuan berinisial AH, usia 59 tahun. Pasien 1869 ini, merupakan Warga Kelurahan Kampong Parit.
Untuk pasien RH, AN dan AH terpapar Covid-19, lantaran pernah kontak dengan pasien berinisial SR, perempuan berinisial 52 tahun.
Selain itu, orang terpapar Covid-19 yaitu seorang bocah perempuan berusia 6 tahun.
Pasien 1870 ini, berinsial RA, merupakan Warga Desa Aik Ketekok, dan berstatus pelajar di SD Negeri 41 Tanjungpandan.
RA terpapar Covid-19, setelah kontak dengan pasien 1848, perempuan berinisial RL. Kemudian pasien terpapar Covid-19 yaitu lelaki berinisial MA, berusia 5 tahun.
Pasien 1873 ini, adalah Warga Desa Aik Ketekok dan berstatus pelajar di TK Bina Insani Tanjungpandan.
Pasien adalah adik dari pasien bernomor 1835, inisial NN perempuan usia 9 tahun. Selanjutnya pasien terpapar Covid-19 yaitu perempuan berinisial HY, berusia 42 tahun warga Desa Aik Ketekok.
HY terpapar Covid-19, setelah kontak dengan pasien perempuan berinisial RA berusia 6 tahun. Pasien ini adalah pasien RA.
"Nah dari ketujuh pasien ini, enam orang melakukan isolasi secara mandiri, dan dalam pengawasan Dinas Kesehatan, dan satu orang menjalani rawat inap di RSUD H Marsidi Judono, sekaligus isolasi. Jadi untuk total nya, kemarin 32, ditambah hari ini 7 orang menjadi 39 orang," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, senin (23/11/2020). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pdft0.jpg)