Breaking News:

Penanganan Covid 19

Update Info Vaksin Covid-19, BPOM Tegaskan Perlu Waktu Berikan Izin Penggunaan Vaksin Virus Corona

BPOM tidak bekerja sendiri dalam memberi keputusan izin penggunaan vaksin virus corona ini.

Editor: fitriadi
NICOLAS ASFOURI / AFP
Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pemerintah akan menyediakan vaksin Covid-19 untuk menangani pandemi virus corona di Indonesia.

Rencananya, vaksin Covid-19 akan mulai didistribusikan pada Desember atau paling lambat awal 2021 nanti. Namun hingga kini rencana tersebut belum ada kepastian.

Saat ini vaksin Covid-19 masih dalam tahap pengujian oleh instansi berwenang. 

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito, mengatakan, proses pengembangan vaksin Covid-19 membutuhkan waktu.

Disebukan pengembangan vaksin perlu serangkaian proses penelitian yang perlu dilakukan, serta ketersediaan sejumlah data scientific dengan pertimbangan risiko dan manfaat untuk menjamin vaksin tersebut aman, berkhasiat, dan bermutu.

Ia melanjutkan, BPOM tidak bekerja sendiri dalam memberi keputusan izin penggunaan vaksin virus corona ini.

Melainkan memerlukan kerja sama dari berbagai pihak sesuai kapasitasnya di sepanjang life cycle vaksin.

“Saya harap tidak ada lagi pertanyaan mengapa perizinan vaksin COVID-19 lambat. Karena memang untuk produk obat dan vaksin, ada parameter-parameter yang perlu dijaga untuk memastikan produk aman digunakan dan memberikan khasiat sesuai harapan,” tegas Kepala Badan POM beberapa waktu lalu.

Ketiga aspek tersebut ditambahkan Penny, tidak cukup untuk memperoleh izin penggunaan vaksin dalam kondisi darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Di sepanjang proses penyaluran melalui fasilitas distribusi hingga pemberian kepada masyarakat melalui fasilitas pelayanan kesehatan diperlukan lagi pengawalan ketat untuk memastikan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin tetap terjaga.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved