Breaking News:

Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Beberapa makanan dan minuman tersedia untuk dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak dengan meningkatkan metabolisme

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi telur ayam negeri 

Untuk mendapatkan manfaat pembakaran lemak dari kafein tanpa potensi efek samping, seperti kecemasan atau insomnia, targetkan untuk konsumsi 100–400 mg per hari.

Ini adalah jumlah yang ditemukan dalam sekitar 1–4 cangkir kopi, tergantung kekuatannya.

4. Telur

Meskipun kuning telur dahulunya dihindari karena kandungan kolesterolnya yang tinggi, telur utuh sebenarnya telah terbukti membantu melindungi kesehatan jantung pada mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit.

Selain itu, telur adalah makanan penurun berat badan yang baik.

Penelitian yang ditayangkan dalam NIH, menunjukkan bahwa sarapan berbahan dasar telur dapat mengurangi rasa lapar dan meningkatkan perasaan kenyang selama beberapa jam pada individu yang kelebihan berat badan dan obesitas.

Dalam studi delapan minggu terkontrol pada 21 pria, mereka yang makan tiga telur untuk sarapan mengkonsumsi 400 kalori lebih sedikit per hari dan memiliki pengurangan lemak tubuh 16 persen lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang makan sarapan roti bagel.

Telur juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi, yang meningkatkan laju metabolisme sekitar 20-35 persen selama beberapa jam setelah makan, berdasarkan beberapa penelitian.

Faktanya, salah satu alasan telur begitu mengenyangkan mungkin karena peningkatan pembakaran kalori yang terjadi selama pencernaan protein.

Ini artinya, makan tiga telur beberapa kali seminggu dapat membantu Anda membakar lemak sekaligus membuat Anda kenyang.

5. Minyak Kelapa

Minyak kelapa sarat dengan manfaat kesehatan.

Menambahkan minyak kelapa ke dalam menu makanan tampaknya dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan trigliserida, selain bisa membantu Anda menurunkan berat badan.

Dalam sebuah penelitian, pria gemuk yang menambahkan 2 sendok makan minyak kelapa per hari ke makanan, mereka bisa kehilangan rata-rata 2,5 cm dari pinggang mereka tanpa melakukan perubahan diet lain atau meningkatkan aktivitas fisik mereka.

Lemak dalam minyak kelapa sebagian besar adalah MCT, yang telah dikreditkan dengan sifat penekan nafsu makan dan pembakaran lemak.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek peningkatan metabolisme dapat menurun seiring waktu.

Tidak seperti kebanyakan minyak, minyak kelapa tetap stabil pada suhu tinggi, membuatnya ideal untuk memasak dengan panas tinggi.

Mengonsumsi hingga 2 sendok makan minyak kelapa setiap hari dapat membantu memaksimalkan pembakaran lemak.

Pastikan untuk memulai dengan satu sendok teh atau lebih dan secara bertahap tingkatkan jumlahnya untuk menghindari ketidaknyamanan pencernaan.

6. Teh hijau

Teh hijau adalah pilihan minuman yang sangat baik untuk kesehatan yang baik.

Studi menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan melindungi dari jenis kanker tertentu.

Selain menyediakan kafein dalam jumlah sedang, teh hijau adalah sumber epigallocatechin gallate (EGCG) yang sangat baik, antioksidan yang mendorong pembakaran lemak dan hilangnya lemak perut.

Dalam sebuah penelitian terhadap 12 pria sehat, pembakaran lemak selama bersepeda meningkat 17 persen pada mereka yang mengonsumsi ekstrak teh hijau, dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Tetapi, di sisi lain, beberapa penelitian telah menemukan bahwa teh hijau atau ekstrak teh hijau tidak banyak berpengaruh pada metabolisme atau penurunan berat badan.

Mengingat perbedaan dalam hasil penelitian, efek teh hijau mungkin berbeda dari orang ke orang dan mungkin juga bergantung pada jumlah yang dikonsumsi.

Minum hingga empat cangkir teh hijau setiap hari kemungkinan dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk berpotensi meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar.

7. Whey protein 

Whey protein telah terbukti meningkatkan pertumbuhan otot bila dikombinasikan dengan olahraga dan dapat membantu mempertahankan otot selama penurunan berat badan.

Selain itu, whey protein tampaknya bahkan lebih efektif dalam menekan nafsu makan dibandingkan sumber protein lainnya.

Hal ini karena merangsang pelepasan "hormon kepenuhan", seperti PYY dan GLP-1, secara lebih luas.

Sebuah studi menunjukkan 22 pria mengonsumsi minuman protein berbeda dalam empat hari terpisah.

Mereka mengalami tingkat kelaparan yang lebih rendah secara signifikan dan makan lebih sedikit kalori pada makanan berikutnya setelah minum minuman whey protein, dibandingkan dengan minuman protein lainnnya.

Selain itu, whey protein tampaknya dapat meningkatkan pembakaran lemak dan meningkatkan penurunan berat badan pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Dalam sebuah penelitian terhadap 23 orang dewasa yang sehat, makanan whey protein diketahui dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak lebih dari kasein atau makanan protein kedelai  

8. Cuka apel

Cuka sari apel adalah punya banyak manfaat kesehatan.

Cuka apel salah satunya telah dikaitkan dengan khasiat dapat mengurangi nafsu makan serta menurunkan gula darah dan kadar insulin pada penderita diabetes.

Terlebih lagi, komponen utama cuka, asam asetat telah ditemukan untuk meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak perut dalam beberapa penelitian pada hewan.

Meskipun tidak banyak penelitian tentang efek cuka pada kehilangan lemak pada manusia, hasil dari satu penelitian cukup menggembirakan.

Dalam studi ini, 144 pria gemuk yang menambahkan 2 sendok makan cuka apel ke makanan setiap hari selama 12 minggu, mengalami kehilangan 1,7 kilogram berat badan dan mengalami penurunan 0,9 persen lemak tubuh.

Jadi, memasukkan cuka apel ke dalam makanan jika Anda ingin menghilangkan lemak tubuh.

Mulailah dengan 1 sendok teh per hari yang diencerkan dalam air dan secara bertahap tingkatkan hingga 1–2 sendok makan per hari untuk meminimalkan potensi ketidaknyamanan pencernaan.

9. Cabai dan paprika

Antioksidan kuat yang terkandung dalam cabai dan paprika dapat mengurangi peradangan dan membantu melindungi sel dari kerusakan.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa satu jenis antioksidan dalam paprika maupun cabai yang disebut capsaicin dapat membantu Anda mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Ini bisa terjadi karena capsaicin dapat mempromosikan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.

Terlebih, senyawa ini juga dapat membantu Anda membakar lebih banyak kalori dan menghilangkan lemak tubuh.

Dalam sebuah penelitian terhadap 19 orang dewasa yang sehat, ketika asupan kalori dibatasi hingga 20 persen, capsaicin ditemukan dapat mengatasi perlambatan tingkat metabolisme yang biasanya terjadi dengan penurunan asupan kalori.

Sementara, sebuah ulasan besar dari 20 penelitian, menyimpulkan bahwa mengonsumsi capsaicin dapat membantu mengurangi nafsu makan dan dapat meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar sekitar 50 kalori per hari.

Untuk membantu pembakaran lemak dan penurunan berat badan, pertimbangkan untuk makan cabai atau menggunakan bubuk cabai rawit dalam makanan beberapa kali dalam seminggu.

10. Makanan yang mengandun probiotik

Melansir Medical News Today, probiotik adalah bakteri hidup dan jamur yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Banyak makanan mengandung probiotik, termasuk yoghurt dan makanan fermentasi seperti kimchi, sauerkraut, dan tempe.

Probiotik juga tersedia sebagai suplemen makanan.

Sistem pencernaan adalah rumah bagi triliunan bakteri.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi probiotik dapat membantu meningkatkan keseimbangan alami antara bakteri bermanfaat dan berbahaya di usus, serta mendukung pencernaan.

Beberapa praktisi kesehatan juga mengklaim bahwa bakteri yang tinggal di usus ini dapat berperan dalam metabolisme dan penurunan berat badan.

Namun, tinjauan sistematis pada 2015 tidak menemukan data yang mendukung anggapan bahwa mengonsumsi probiotik memiliki efek signifikan pada penurunan berat badan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian.

11. Minyak zaitun

Minyak zaitun adalah salah satu lemak tersehat di dunia.

Minyak zaitun telah terbukti menurunkan trigliserida, meningkatkan kolesterol baik (HDL), dan merangsang pelepasan GLP-1, salah satu hormon yang membantu Anda tetap kenyang.

Terlebih, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat meningkatkan laju metabolisme dan mendorong hilangnya lemak.

Dalam sebuah penelitian kecil pada 12 wanita pascamenopause dengan obesitas perut, makan minyak zaitun extra virgin sebagai bagian dari makanan secara signifikan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar wanita tersebut selama beberapa jam.

Untuk mengonsumsi minyak zaitun, Anda bisa memasukkan beberapa sendok makan ke dalam salad atau tambahkan ke makanan yang dimasak.

Dari semua penjelasan di atas, perlu diingat, bahwa untuk membakar lemak, seseorang tidak dapat mengandalkan satu makanan atau suplemen pun.

Siapa saja juga perlu mengurangi total asupan kalori dan meningkatkan aktivitas fisik.

Namun, jika menjadi bagian dari diet dan gaya hidup sehat, konsumsi makanan pembakar lemak dengan tepat tentu dapat membantu mempercepat penurunan berat badan. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 11 Makanan Pembakar Lemak untuk Bantu Turunkan Berat Badan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved