Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Perekrutan 1 Juta Guru Honorer Pada Seleksi PPPK 2021, Jadi Kado Istimewa Pada Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jatuh pada hari ini, Rabu (25/11/2020).

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Soleh. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Hari Guru Nasional dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jatuh pada hari ini, Rabu (25/11/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh mengatakan pada momentum ini, seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi kado istimewa bagi guru honorer yang telah mengabdi selama ini.

"Kita bersyukur pada Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 PGRI ini, karena ada kado istimewa untuk guru-guru honorer sebab ada perekrutan PPPK tahun 2021 nanti, d imana pemerintah pusat akan merekrut sebanyak Rp 1 juta guru," ungkap Soleh saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut, ia menyebutkan guru honorer yang dapat mengikuti seleksi PPPK ini meliputi guru honorer yang terdata di data pokok pendidikan (Dapodik) dan guru yang telah mengikuti program pendidikan profesi guru (PPG).

"Guru honorer yang telah ikut PPG ini walaupun belum mengajar atau tidak, mereka diberikan kesempatan. Sekarang ini diberikan waktu untuk mendaftar sampai 31 Desember, bersyukur lagi untuk seleksi ini gratis sehingga tidak dipunggut biaya dan guru diberikan kesempatan sampai tiga kali seleksinya. Apabila seleksi pertama belum lulus, ada kesempatan dua kali baik pada tahun yang sama atau tahun sebelumnya," jelas Soleh.

Ia menyebutkan bahwa guru yang diterima pada seleksi PPPK ini dengan perjanjian kerja minimal 1 tahun dan bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan instansi dan kompetesi guru tersebut.

"Karena kondisi sampai saat ini jumlah guru di Indonesia yang PNS baru 60 persen, sehingga masih kekurangan. Mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan secara nasional dan memberikan kesejahteraan kepada para guru," harapnya.

Dibeberkan Soleh, penghasilan guru honorer dari APBD Provinsi sebesar Rp 2,9 juta tetapi untuk kabupaten atau kota berbeda lagi.

Sementara, penghasilan guru PNS tergantung dengan golongan (pangkat) dan ada standartnya.

"Kondisi sekarang ini perlu ditingkatkan (penghasilan guru honorer-red), tapi sesuai dengan kemampuan daerah sendiri. Kita bersyukur kalau provinsi lumayan tinggi Rp 2,9 juta, tempat lain susah dibilang karena sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ungkap Soleh.

( Bangkapos.com/ Cici Nasya Nita )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved