Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kembangkan Budaya Khas Daerah Bangka Belitung Jadi Tekad Yundarti Tekuni Bisnis Batik

Bincang Mitra Binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Bangka Pos Grup menghadirkan Owner Batik Melayu Pinang Sirih, Yundarti Selasa (26/11/2020).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Owner Batik Melayu Pinang Sirih, Yundarti dengan batik hasil karyanya 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Bincang Mitra Binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Bangka Pos Grup menghadirkan Owner Batik Melayu Pinang Sirih, Yundarti Selasa (26/11/2020).

Memulai bisnis batik sejak tahun 2015 yang lalu, Yundarti mengaku sebelumnya belum pernah mencoba membatik.

"Awalnya saya tidak pernah membatik, tetapi waktu itu ada pelatihan yang dilaksanakan oleh disperindag saya tertarik ikut, dan setelah selesai pelatihan saya terus berlatih dan langsung terjun ke dunia bisnis batik ini," ungkap Yundarti pada Bincang UMKM Binaan BRI, Kamis (26/11/2020).

Dirinya yang sejak dulu memang menyukai dunia seni,tertarik untuk mencoba bergelut di usaha batik karena ingin mengembangkan budaya khas daerah.

"Disini saya terinspirasi untuk membuka wawasan masyarakat Bangka Belitung mengenai batik dan memgembangkan budaya khas daerah," kata Yundarti.

Diakuinya butuh waktu kurang lebih selama lima bulan untuknya belajar hingga lancar dalam membantik.

Bahkan selama beberapa tahun menggeluti  bisnis batik ini ia pun sempat merasakan naik turun dan bahkan hampir sempat menyerah.

"Namanya bisnis jatuh bangun pasti ada, namun saya pernah sempat down dan nangis waktu itu dan memilih untuk menyerah, tetapi dengan dukungan suami dan pihak lainnya hingga saya tetap bertahan sampai saat ini," kisah Yundarti.

Berbagai motif batik pun tersedia, mulai dari batik motif tudung saji yang menjadi khasnya hingga berbagai motif lainnya.

"Sudah banyak motif yang kita buatkan hingga tidak terhitung lagi ada berapa, tetapi yang khasnya yaitu tudung saji dan kita juga disini lebih mengambarkan budaya khas dan juga kebanyak motif yang kita buat juga memiliki sejarah,"kata Yundarti.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved