Breaking News:

TERGODA Jual Beli Ponsel Murah, Wartawan Ini Janjian dengan OTD hingga Nyaris Dibacok

Seorang wartawan bernama Joni A di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menjadi korban perampokan.

Penulis: tidakada004 | Editor: Edi Yusmanto
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Begal 

BANGKAPOS.COM - Seorang wartawan bernama Joni A di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menjadi korban perampokan orang tak dikenal (OTD).

Awalnya, korban mendapat telepon dari seseorang yang hendak menjual handphone (HP) dengan harga murah.

Setelah bertemu, korban dihadang oleh orang tak dikenal hingga HP dan motornya raib.

Peristiwa yang menimpa wartawan radio itu terjadi pada Senin (24/11/2020) sekira pukul 23.00 WIB, saat korban mendapat telepon dari seseorang.

Karena korban penyiar radio, ia tak curiga saat mendapat telepon tersebut.

Dalam komunikasi itu, tersangka mengatakan ingin menjual handphone merek Vivo.

"Katanya kalau baru, hape itu seharga Rp 4 juta. Nah, dia bilang mau jual Rp1,5 juta saja."

"Saya bilang ga ada duit. Tapi si tersangka ini ngomong percaya sama saya, jadi bayar Rp 500 ribu dulu," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (25/11/2020).

Akhirnya, korban bertemu dengan tersangka di Taman Kota Tugu Tani. Di sana, tersangka beralasan jika HP itu tertinggal di rumahnya.

"Kami kemudian berjalan ke arah Desa Banuayu," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved