Breaking News:

Berawal Cekcok Anak Terlibat Cinta Terlarang, Satipi Emosi & Nekat Tembak Kepala Kodir hingga Tewas

Berawal Cekcok Anak Terlibat Cinta Terlarang, Satipi Emosi & Nekat Tembak Kepala Kodir hingga Tewas

Kloase/Tribunmanado
ilustrasi mayat pria yang tewas sayat leher 

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy yang sedang mendampingi pelaku ikut menambahkan, ketersinggungan S terhadap ucapan I memantik konflik diantara keduanya.

Keluarga Satipi tidak menerima ucapan anak korban.

"Setelah keluarga korban mengadukan itu ke perangkat Desa, maka langsung diadakan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan kedua belah pihak. Namun belum dapat diselesaikan," terang Kapolres.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Didesak Warganet jadi Menteri Lagi, Malah Balas Meme: Saya Sibuk Tak Bisa Diganggu

Dengan keadaan demikian, kedua belah pihak sepakat menggelar musyawarah lanjutan di masjid Nurul Iman Desa Sungai Ceper.

Di sinilah awal tragedi berdarah terjadi.

Satipi tersulut emosi sehingga menembak tepat mengenai bagian kepala Kodir.

"Sebenarnya pelaku ini merasa tersinggung karena dalam acara musyawarah kedua, dari pihak korban yang datang menghadiri hanya 3 orang,"

"Karena itu pelaku tersulut emosi dan memaki memarahi seisi ruangan (tempat musyawarah digelar)," katanya.

Tidak berselang lama, pelaku dan korban keluar dari masjid dan terjadilah perkelahian yang membuat pelaku pulang ke rumah mengambil senjata api rakitan miliknya.

"Iya pelaku menyempatkan pulang kerumahnya, setelah kembali lagi menemui korban. Lantas Satibi dengan tega menembakkan senjata api miliknya hingga tembus bagian kepala Kodir,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved