Breaking News:

Berita Sungailiat

Ratusan Warga Kenanga Bergejolak Lagi, Enam Mantan Ketua RT Ditahan, Ada yang Stroke dan Hamil

Ratusan Warga Kelurahan Kenanga Sungailiat Bangka, bergejolak lagi. Gejolak itu terjadi sejak malam tadi, Kamis (26/11/2020) hingga Jumat (27/11/2020)

bangkapos.com/edwardi
Ratusan Warga Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka mendatangi Kantor Kelurahan Kenanga untuk bertemu dengan Lurah Kenanga, Farid Anshary alias Hery, Jumat (27/11/2020) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ratusan Warga Kelurahan Kenanga Sungailiat Bangka, bergejolak lagi. Gejolak itu terjadi sejak malam tadi, Kamis (26/11/2020) hingga berlanjut Jumat (27/11/2020) siang. Penyebabnya,diduga karena enam orang mantan Ketua RT dijadikan tersangka oleh Polres Bangka, menyusul pelimpahan kasus tersebut ke Kejari Bangka.

Malam tadi, Warga Kelurahan Kenanga berkumpul di Podium Lapangan Bola, Kamis (26/11/2020). Informasi yang berhasil dihimpun Bangkapos.com malam tadi menyebutkan, persoalan ini muncul terkait adanya laporan seorang warga kepada tersangka yang dimaksud.

"Bersama sama kita berjuang sejak empat tahun lalu dan sekarang ada warga kita jadi tersangka ini memprihatinkan dan bersama sama terus berjuang," kata Warga Kenanga, Yuniotman di depan warga setempat, malam itu. 

Sementara itu,  ke enam orang yang jadi tersangka antara lain Robandi Ketua RT 2, Muhammad Yusuf Mantan Ketua RT 3, Mulyadi Mantan Ketua RT  4, Syamsul Effendi Mantan Ketua RT 5 , Heti Rukmana Mantan Ketua RT 07 dan Aditama Mantan Ketua RT 06.

"Mereka ini orang baik tidak pernah berbuat kriminal, mereka hanya korban dari adu domba masalah yang terjadi," kata Yuniotman, menduga kasus ini muncul karena gejolak yang terjadi beberapa waktu sebelumnya, soal pro-kontra pabrik ubi kasesa di kelurahan setempat.

Aksi warga ini berlanjut keesokan harinya, Jumat (27/11/2020), warga kembali berkumpul di Kelurahan Kenanga. Rencananya warga akan membahas berbagai masalah, temasuk rencana mengajukan penangguhan penahanan bagi enam tersangka tadi. Mereka juga berharap Lurah dan Kaling Kenanga bisa menemui mereka, pagi tadi.

Yuniotman, Jumat (27/112020) kembali memberikan pernyataan kepada Bangkapos.com. Selain membahas soal status tersangkadan penahanan enam warga, ia juga menyatakan, Komisi IV DPR RI bakal datang di Kabupaten Bangka. Kedatangan DPR RI itu, satu di antaranya beragendakan kunjungan kerja ke pabrik ubi kasesa di wilayah setempat.

"Kita lagi usahakan bisa ketemu dengan Anggota Komisi IV yang akan datang ke Bangka," tambah pria yang sejak dulu dikenal tegas menolak pabrik ubi di wilayah setempat karena ia berlasan tak tahan bau busuk melanda pemukiman.

Sementara itu, Jumat (27/11/2020) siang, Ustadz Nurul Susanto, Guru Madrasah Ibtidaiyah yang juga Warga Kenanga meminta agar Pak Lurah dan Kaling peduli, membantu masyarakat agar bisa mengeluarkan enam mantan Ketua RT yang ditahan pihak berwenang.

"Warga Kenanga, mantan Ketua RT yang ditahan ini ada yang sakit stroke, sedang hamil dan mereka ini juga ada para pengurus masjid yang tidak ada kesalahan apalah, tiba-tiba masuk sel. Jadi kami masyarakat ini sudah berhasil diadu domba, kami selama ini takzim kepada Pak Lurah dan Pak Kaling, tetapi karena ada warga kami yang ditahan maka kami anggap Pak Lurah dan Pak Kaling tidak bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat," kata Nurul Susanto seraya mengaku selama ini selaku masyarakat sudah bersikap sabar.

Halaman
12
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved