Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dewan Pendidikan Sebut ASN PPPK Sangat Dibutuhkan oleh Guru Honorer

Prof Bustami Rahman mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sangat dibutuhkan

Bangkapos.com/Riki Pratama
Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Prof Bustami Rahman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Dewan Pendidikan Babel Prof Bustami Rahman mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) memang sangat dibutuhkan oleh guru honorer, apalagi guru yang sudah melewati batas umur untuk mengikuti seleksi CPNS.

Hal tersebut berkaitan dengan, Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, guru honorer bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), asalkan ikut tes online yang dimulai di 2021.

"Karena dengan demikian gaji atau penghasilan mereka yang awalnya masih kurang bahkan sulit untuk pengeluaran lainnya nah dengan PPPK ini dapat dijamin oleh pemerintah. Jadi nanti mereka itu kontrak tergantung institusinya, dan gajinya sama nanti atau lebih kurang sama dengan ASN," kata Bustami kepada Bangkapos.com, Sabtu (28/11/2020).

Dia menyebutkan, hanya saja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tidak bisa memegang jabatan utama dan jabatan keuangan.

"Nah jabatan seperti itu sesuai dengan undang-undang tetap dipegang oleh ASN, kalau untuk naik jabatan tetap ada hingga tunjangan dan bonus-bonus seperti itu disamakan," sebutnya.

Menurutnya, untuk seleksi yang dilaksanakan secara online tahun depan 2021 itu secara teknis meskipun guru honorer yang sudah tua sedikit kesulitan untuk mengikuti tes.

"Kalau masalah seleksi itu permasalahan teknis, kalau banyak yang kesulitan pemerintah bisa sistem yang tatap muka agar proses lebih mudah, teknis itu bisalah ditangani," ucapnya.

Dia menuturkan, untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tidak memandang tua ataupun muda.

"Tergantung yang dibutuhkan setiap institusi itu, tidak memandang dia honorer sudah lama atau muda, mungkin ada yang membatasi umur dan persyaratannya saja, jadi tidak ada masalah sejauh posisi itu memang dibutuhkan," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved