Breaking News:

Penyidik KPK, Novel Baswedan Mengaku Mulai Resah Blak-blakan Akan Mundur Apabila Ini Terjadi

Penyidik KPK, Novel Baswedan Mengaku Mulai Resah Blak-blakan Akan Mundur Apabila Ini Terjadi

(Kompas.com / Tatang Guritno)
Novel Baswedan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -  Kondisi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah jauh berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya.

Dengan kondisi ini membuat penyidik senior KPK Novel Baswedan merasa resah. 

Dia mengungkapkan ada keinginan dan kapan dirinya untuk mundur dari KPK. 

Bahkan ia blak-blakan, beberapa waktu lalu sempat ingin mundur dari komisi antikorupsi lantaran undang-undang KPK direvisi.

“Saya memang sejujurnya beberapa waktu yang lalu sudah ingin mundur. Tetapi kemudian ketika saya timbang-timbang kembali, saya berpikir saya akan menunggu sampai di masa saya enggak bisa ngapa-ngapain, enggak bisa berbuat sungguh-sungguh, saya akan mundur,” kata Novel dikutip awak media dari YouTube Karni Ilyas Club, Senin (30/11/2020). 

Adanya perubahan instrumen yang mengatur KPK ini, menurut Novel bukan lah perkara mudah untuk mengimplementasikannya secara langsung. 

Terdapat sejumlah hal yang justru bertentangan dengan unsur independensi yang selama ini menjadi dasar KPK menyelenggarakan operasi seperti penyadapan dan penyitaan. 

Apalagi, kata Novel, bila seluruh pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang notabene akan memiliki 'atasan' secara langsung atau tidak yakni pemerintah. 

Padahal secara kelembagaan KPK juga mengawasi penggunaan keuangan negara oleh para penyelenggaran negara termasuk pemerintah.  

Belum lagi kalau sedang menangani kasus besar, kata Novel, tidak jarang aparat penegak hukum mendapat intervensi penguasa atau pihak tertentu. 

Halaman
12
Editor: M Zulkodri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved