Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Dapat Hibah Aset dari Pusat Senilai Rp15 Miliar

Penyerahan sejumlah aset berupa jalan desa, jaringan air minum, instalasi air permukaan kapasitas sedang

Bangkapos.com/Ramandha
Penandatanganan naskah hibah aset, antara Pemkab Bangka bersama Balai Prasarana Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum RI, Wilayah Babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penandatanganan naskah hibah aset dilakukan oleh Bupati Bangka, Mulkan, bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum RI, Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Miarka di Rumah Dinas Bupati Bangka Selasa (1/12/2020) siang.   

Penyerahan sejumlah aset berupa jalan desa, jaringan air minum, instalasi air permukaan kapasitas sedang, jaringan pembawa kapasitas kecil dan instalasi air buangan domestik kapasitas sedang bernilai, diprediksi bernilai Rp. 15.409.275.237,-

Bupati Bangka, Mulkan menyambut baik hibah aset yang dilakukan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tersebut. Menurutnya, dilakukannya hibah dapat menjadi hal positif bagi kemajuan daerah.

"Terutama aset pemerintah Pemkab Bangka, jadi bertambah, Rp15 miliar. Karena telah dihibahkan, maka jadi aset Pemkab Bangka," jelasnya.

Dengan penyerahan ini, dikatakannya secara otomatis segala pengelolaan dan apapun yang akan dilakukan kedepan, baik pemeliharaan maupun perawatan, menjadi tanggungjawab Pemkab Bangka.

Ia akan terus mendukung, apapun terkait kebijakan pemerintah pusat maupun Provinsi Bangka Belitung, selama itu untuk kebaikan daerah dan masyarakat. Sehingga dapat menambah pemasukan daerah serta terciptanya kesejahteraan masyarakat.

"Karena kita masih membutuhkan dana-dana ataupun bentuk dukungan, terutama menyangkut infrastruktur kita yang bernilai besar," katanya.

Lebih lanjut, dengan terus mendukung kebijakan-kebijakan positif hingga dapat memberikan manfaat positif bagi keuangan daerah, diharapkan dapat meringankan beban daerah dalam perbaikan infrastruktur.

Dicontohkannya, seperti sampai saat ini terdapat kendala di infrastruktur layanan lintas (jalan) di kawasan Penyamun dan sekitarnya, yang masih membutuhkan dana dikisaran Rp30 miliar.

"Inikan harus bertahap kita lakukan. Ketika ada program-program pusat yang melaksanakan aktifitas di daerah, tentunya kita akan dukung," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Ramandha
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved