Breaking News:

Penanganan Covid 19

UPDATE Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Bangka Belitung Meningkat Menjadi 14 Orang

Kasus meningal dunia akibat positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung semakin bertambah, hingga Selasa (1/12/2020) telah 14 orang meninggal.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Ilustrasi pemakaman pasien positif covid-19 yang meninggal dunia. Kasus meningal dunia akibat positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung semakin bertambah, hingga Selasa (1/12/2020) telah 14 orang meninggal akibat Corona. 

BANGKAPOS. COM, BANGKA --Kasus meningal dunia akibat positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung semakin bertambah, hingga Selasa (1/12/2020) telah 14 orang meninggal akibat Corona.

Sementara untuk jumlah kasus positif Covid-19 telah mencapai 1.002 orang, selesai isolasi atau bebas Covid-19  853 orang dan dalam isolasi/perawatan 136 orang. 

Data tersebut disampaikan Satgas Covid-19 Babel, kepada Bangkapos.com, pada Selasa (1/12/2020).

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa, mengatakan, penambahan satu pasien meninggal dunia berasal dari Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Inisialnya NE (56) tidak ada riwayat perjalanan. Ia hanya berobat ke RS Medika Belinyu pada (27/11/2020), dirujuk ke RS Medika Stannia Sungailiat pada (30/11/2020) pukul 12.24 WIB.

"Saat itu dengan gejala batuk, pilek, sesak nafas berat sejak subuh, sakit kepala, nyeri otot, mual, dengan comorbid hipertensi dan riwayat TB," kata Mikron kepada Bangkapos.com, Selasa (1/12/2020).

Mikron menjelaskan, ini merupakan kasus  transmisi lokal, pasien meninggal dunia pada  (30/11/2020) pukul 18.30 WIB.

"Dengan penambahan itu, orang yang meninggal dunia berjumlah 14 orang, berarti tingkat kematian orang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada di  angka 1,30 persen,"ujarnya.

Ia menambahkan, untuk persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 juga mengalami sedikit peningkatan yakni berada di angka 85,13 persen.

"Masih terpaparnya sejumlah orang akibat Covid-19 sudah barang tentu menjadi keprihatinan kita semua. Sekaligus juga menjadi catatan khusus  bahwa penyebaran dan penularan virus Corona belum berakhir dan wabah ini ada di sekitar kita," ungkap Mikron.

Dia terus meningatkan, agar semua kalangan untuk tetap melaksanakan pesan ibu seperti selalu mengunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Karena saat ini telah banyak muncul klaster perkantoran, klaster perkebunan, klaster fasilitas kesehatan, klaster keluarga, klaster perumahan, klaster pesantren, klaster perkumpulan dan klaster kampung dalam beberapa kasus terakhir ini," tegas Mikron.

( Bangkapos.com / Riki Pratama )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved