Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BRI Pangkalpinang Dorong Pelaku UMKM Bangkit ke Pasar Global, Berikut Strateginya

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pangkalpinang terus mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk terus bangkit hingga bisa menembus

bangkapos.com/selaagustika
Bank BRI Cabang Pangkalpinang menggelar bazar ke pelaku UMKM binaan saat luncurkan QRIS bank BRI dan Web Pasar di Fox Harris Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020) lalu 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pangkalpinang terus mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk terus bangkit hingga bisa menembus pasar global.

Di tengah pandemi saat ini berbagai strategi dilakukan oleh bank plat merah tersebut untuk terus mendorong pelaku UMKM.

Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pangkalpinang, Yerri Chandra mengatakan, hingga 31 Oktober 2021 penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Bank BRI Cabang Pangkalpinang sebayak 5.609 debitur, total penyaluran sebesar Rp193 juta.

Bahkan ia menyebutkan hampir 87 persen nasabah di Kantor Cabang BRI Pangkalpinang, didominasi oleh pelaku UMKM.

"Saat ini total nasabah UMKM di mikro kantor cabang Pangkalpinang sebanyak 16.363 debitur atau sebanyak 87 persen dari total nasabah dengan nilai Rp476 juta. Sedangkan total nasabah diluar UMKM sebanyak 2.395 debitur dengan nilai Rp393 juta," kata Yerri kepada Bangkapos.com, Rabu (2/12/2020).

Sementara itu sampai saat ini pihaknya terus melakukan berbagai program untuk mendorong pelaku usaha kecil ini agar bisa berkelanjutan, bahkan bertahan di tengah tekanan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Adapun beberapa strategi yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pangkalpinang dalam mendukung pelaku UMKM, yaitu membantu permodalan melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yakni KUR Kecil, KUR Mikro dan KUR Super Mikro, serta relaksasi kredit melalui restrukturisasi kredit untuk kredit yang mengalami penurunan omzet.

Tak hanya itu, para pelaku UMKM juga diarahkan untuk bisa mengenali bisnisnya, mulai dari kualitas produk, hingga membantu pemasaran produk UMKM yang saat ini melalui sistem digital.

"Pembimbingan tetap dilakukan BRI kepada pelaku UMKM, seperti membuatkan kluster usaha atau komunitas binaan, membantu penjualan produk melalui Web Pasar, Indonesia Mall (Tokopedia) dan lainnya," kata Yerri.

Dia berharap dengan adanya program-program yang telah dilakukan, pelaku UMKM bisa terus bertahan dan berkembang di tengah Pandemi Covid-19.

"Pelaku UMKM bisa bertahan dan terus berkembang sehingga bisa menjadi penggerak ekonomi di Indonesia," ujarnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved