Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Corona di Bangka Belitung Melonjak, DPRD Buat Perda Penegakkan Disiplin, Sanksinya Pidana

Hingga Selasa (1/12/2020) malam kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan semakin melonjak, bertambah 34 kasus sehingga total 1.036 orang

Bangkapos.com/Riki Pratama
Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Hingga Selasa (1/12/2020) malam kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan semakin melonjak, bertambah 34 kasus sehingga total 1.036 orang terkonfirmasi positif di Babel.

Sementara untuk kasus sembuh sebanyak 876 orang dan meninggal 14 orang.

Dengan meningkatkamya kasus tersebut, Pemerintah Provinsi Babel terus berupaya  menekan penegakan disiplin Protokol Covid-19 dengan membuat peraturan daerah.

Saat ini di DPRD Babel, sedang merancang peraturan daerah (raperda) adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, telah disetujui oleh anggota DPRD Babel.

Perda ini bakal menjadi aturan yang berlaku di masyarakat Babel dengan sanksi pidana di dalamnya. Tujuannya untuk menerapkan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19.

Baca juga: Tekan Angka Terpapar Covid-19 Pada Tim Medis, Ketua IDI Babel Ingatkan Penting Kenakan APD

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Kota Pangkalpinang Total Genap 300 Orang, Tambahan 10 Warga Tertular Corona

Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi, menjelaskan Perda Covid-19 ini merupakan hasil dari tindak lanjut dan arahan pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap Protokol Kesehatan Covid-19.

"Ya, ada pidana, tetapi masih dalam kategori tindak pidana ringan. Sesuai dengan rekomendasi dari gugus tugas terhadap event atau acara apapun misalnya, melanggar protokol kesehatan maka bisa dilakukan pidana," jelas Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi kepada Bangkapos.com, Rabu (2/12/2020).

Menurutnya, dalam menegakkan aturan nantinya, lebih di kedepankan langkah persuasif bagi masyarakat. 

"Sehingga dilakukan sosialisasi dahulu, pendekatan kemanusiaan, kepada seluruh masyarakat. Sehingga jangan dikesankan melegalkan setiap penindakan pidana dari pelanggar hukum itu," ungkap Amri.

Politisi PPP ini, menjelaskan bahwa peraturan daerah terkait Covid ini sangat penting, untuk menegakkan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 yang saat ini semakin longgar sehingga mengakibatkan tingginya kasus positif.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved