Breaking News:

Berita Sungailiat

LBH KUBI Siap Bantu 6 Terdakwa Warga Kenanga, Mantan Anggota KPK Siap Datang ke Bangka

Zaidan mengatakan melalui sidang pengadilan nanti akan melihat bagaimana konsistensi Jaksa Penuntut Umum terhadap dakwaan

Bangkapos.com/Edwardi
Aktivis LBH KUBI Sadikin dan Dede bersama PH terdakwa 6 warga Kenanga, Zaidan di Pengadilan Negeri Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penasehat Hukum 6 terdakwa warga Kenanga (mantan Ketua RT), Zaidan mengatakan melalui sidang pengadilan nanti akan melihat bagaimana konsistensi Jaksa Penuntut Umum terhadap dakwaan terhadap para tersangka itu, karena di lain pihak, Kajari Bangka Farid Gunawan mengaitkan kasus para terdakwa ini dengan masalah lain.

"Dia juga mengatakan saya selaku pengacara atau penasehat hukum para terdakwa tidak mau ditangguhkan, itu bohong karena sayalah yang menolak untuk ditandatangani berita acara penahanan yang telah disiapkan oleh JPU di Kejari Bangka," kata Zaidan ditemui di Pengadilan Negeri Sungailiat, Kamis (03/12/2020). 

Zaidan juga terkejut saat itu karena sewaktu diperiksa di Polres Bangka ketika mendampingi para tersangka dikenakan pasal 228 KUHP, tetapi begitu sampai diterima penyerahan tahap kedua dari penyidik itu masih menggunakan pasal 228 KUHP, dan kita tidak menyangka kalau para terdakwa ini akhirnya dijerat dengan 263 ayat 1 KUHP dan bisa ditahan.

" Ini menurut saya sebagai suatu rekayasa untuk dapat dikenakan penahanan, menurut pandangan kami ini sebuah kriminalisasi dan akan kita buktikan di pengadilan ini," tukas Zaidan.

Diakuinya selalu pengacara sudah mempersiapkan diri bersama tim dan dibantu oleh LBH KUBI dan ada juga dari Jakarta yang akan turun ke Bangka untuk membantu bersama-sama membuktikan kalau para terdakwa ini tidak bersalah.

Sementara Sadikin, aktivis Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Untuk Bangsa Indonesia (LBH KUBI) merasa terpanggil untuk mengawal proses kasus kriminalisasi terhadap 6 warga Kelurahan Kenanga ini bersama PH para terdakwa, pak Zaidan.

"Kita juga akan memberikan edukasi untuk memperkuat moril keluarga para terdakwa, jadi kita akan support di pendampingan hukum dan juga dukungan moril," katanya.

Sedangkan rekannya, Dede menambahkan sebetulnya kasus bau busuk  yang dialami warga ini sebenarnya sudah terpantau lama oleh aktivis LBH KUBI.

"Kami menilai saat pembangunan pabrik ini ada hal-hal yang tidak dilakukan," kata Dede.

Diungkapkannya beberapa waktu lalu sudah melakukan zoom meeting dengan aktivitas lingkungan Bangka Belitung, yakni Walhi Babel juga akan bergabung.

Halaman
123
Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved